Momen Natal, BNI Atambua Berbagi Kasih Dengan Anak-Anak Panti Asuhan

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Moment Hari Raya Natal 25 Desember 2018, Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Atambua berbagi kasih dengan anak-anak Panti Asuhan di Kota Atambua, Kabupaten Belu.

Kegiatan peduli terhadap sesama bertajuk Santa Claus Is Coming To Rumah Kreatif BUMN berlangsung di RKB BNI Halifehan, Kelurahan Tenu Kiik, Kecamatan Kota, Timor Barat wilayah perbatasan RI-Timor Leste, Rabu (12/12/2018).

Hadir dalam giat itu, Kepala BNI Atambua, Tokoh Agama Romo Yoris Giri, Pr, Asisten II Setda Belu, anak-anak Panti Rehabilitas Hidup Baru Onoboi, Policarpus, Susteran Hadiman Haklaran, Susteran Bakti Luhur Alma beserta Kepala Susteran dan pendamping, warga serta karyawan BNI yang mengenakan baju santa claus.

Kepala BNI Cabang atambua, nama Philips M. C Lami dalam sambutan mengatakan, kegiatan berbagi kasih bersama anak-anak Panti di Moment Natal ini wujud kepedulian BNI terhadap sesama

“BNI memberikan sesuatu yakni kasih sayang dan rasa sayang kepada anak-anak. BNI berbagi berupa pemberian santunan, bingkisan menyambut hari Raya Natal,” ujar dia.

Kegiatan hari ini merupakan salah satu program BNI yakni berbagai kasih terhadap sesama dengan tema kali ini BNI adalah satu kemasan Santa Claus is Coming KRN.

Momen Natal, BNI Atambua Berbagi Kasih Dengan Anak-Anak Panti Asuhan

“BNI menetapkan 100 anak mendapat bingkisan, sembako dan perlengkapan sekolah dengan kategori umur 3 sampai 12 tahun,” urai Philips.

Dia berharap apa yang diberikan BNI meski tidak seberapa namun dapat bermanfaat bagi kebutuhan anak-anak Panti Asuhan.

Asisten II Setda Belu, Arnol Bria Seo mengatakan, peristiwa hari ini merupakan peristiwa kemanusiaan yang dilakukan BNI dimana peduli dengan anak-anak Panti Asuhan. “Ini urusan kemanusiaan dan peristiwa ini sangat luar biasa,” ucap Bria Seo.

Romo Yoris Giri, Pr dalam khotbah ibdah singkat sebelum kegiatan mengatakan,
Natal tidak identik dengan baju baru, lagu bagus tapi Natal itu solider tuhan dekat dan tinggal bersama kita.

Dituturkan bahwa, berbagi kasih memiliki makna besar. Dalam kehidupan kita harus saling peduli. Hidup harus berbagi dengan sesama kita, berbagi kegembiraan dan harapan

“Kehadiran kita semua mau mengingatkan, menggugah kita agar kita berbagi tidak sekedar dalam khotbah, pidato atau tulisan tapi harus konkrit,” akhir Romo Yoris.