Wakil Wali Kota Mengaku, Draf Mutasi Eselon III dan IV Sudah Disiapkan Sejak April

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Terkait rencana mutasi dilingkup pemerintah Kota Kupang, Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man mengatakan draft untuk mutasi pejabat eselon III dan IV telah disusunnya sejak April lalu, namun sampai saat ini belum dilaksanakan karena ada beberapa perubahan dan sesuai dengan keinginan Wali Kota Kupang untuk melakukan rotasi jabatan eselon II terlebh dahulu.

“Draf mutasi untuk eselon III dan IV sudah saya buat sejak April lalu, namun belum terlaksana karena ada beberapa kendala dan perubahan. Selain itu ada lurah yang meninggal, ada pejabat yang pensiun dan lainnya,” Kata Wakil Wali Kota kepada wartawan di Balai Kota Kupang.

Herman menjelaskan, untuk tahap awal, akan dilakukan rotasi jabatan eselon II yang ada. “Beberapa waktu lalu sudah dilaksanakan uji kompetensi eselon II, sehingga hasilnya juga menjadi masukan untuk melakukan rolling,” ujarnya.

Menurutnya, sesuai rencana Rolling jabatan eselon II, akan dilaksanakan setelah selesai masa sidang pembahasan anggaran murni 2019, sehingga tidak mengganggu sidang anggaran. Diikuti dengan mutasi eselon III dan IV, agar di tahun anggaran yang baru, semua sudah ada diposisinya dan bisa bekerja secara baik. Selanjutnya akan dilanjutkan dengan pembentukan pansel untuk mengisi jabatan eselon II yang saat ini kosong dan dijabat oleh Plt. Yaitu jabatan Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Kesbangpol, Asisten II, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah dan staf ahli.

“Kami akan lakukannya sesuai deng aturan yang berlaku, tidak boleh tabrak aturan karena akan menjadi masalah di kemudian hari. Selain itu, pejabat yang ditempatkan di suatu jabatan tertentu harus sesuai dengan kompetensi dan bidangnya,” ungkapnya.

Herman mengaku, untuk melaksanakan rolling jabatan eselon II, pemerintah sudah mengajukan usulan izin ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) jadi setelah sidang anggara murni 2019, maka akan langsung dilakukan rolling.

Selain itu, terkait pejabat eselon II yang akan diroling, Herman mengaku, tidak semua pejabat dirolling, bisa juga semua harus dirolling, prinsipnya semua dilakukan sesuai aturan.

“Saya belum bisa pastikan pejabat dari dinas mana yang akan dirotasi, kita lihat saja nanti, ini menjadi rahasia, prinsipnya rolling sudah final,” ujarnya.