Gedung Lama Pelayanan TBC RSU Gabriel Manek Terbakar

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Salah satu gedung lama di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-Timor Leste ludes dilahap sijago merah, Selasa (6/11/2018) siang.

Diketahui bangunan lama yang terbakar itu kini digunakan sebagai tempat pelayanan TBC dan VCT untuk ODHA. Selain itu juga sebagian ruangan gedung digunakan sebagai tempat menyimpan seluruh dokumen administrasi.

Demikian Direktur RSUD Atambua, drg Ansila Eka Mutty yang dihubungi media usai insiden kebakaran gedung lama tersebut.

Menurut dia, kejadian terbakarnya gedung lama tersebut sekitar pukul 14.30 Wita. Akibat kebakaran tersebut, manajemen rumah sakit mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. Kerugian yang terjadi adalah bagunan gedung, alat pemeriksa HIV serta obat-obatan.

Dirinya belum bisa memastikan sumber api yang membakar bangunan itu. Sebab saat diketahui ada kebakaran, apinya sudah membesar dan membakar gedung. Melihat kejadian itu, dirinya langsung menghubungi petugas Dinas Kebakaran.

Dikatakan, kasus kebakaran bangunan lama itu diserahkan sepenuhnya kepada aparat Kepolisian Belu guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara informasi yang diperoleh dilapangan menyebutkan, sumber api muncul dari los tempat tinggal para pekerja proyek rumah sakit. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu dan apinya tidak merambat ke bangunan lainnya.

Keluarga pasien dan tenaga medis di RSUD Atambua panik dan lari akibat kejadian tersebut. Kurang lebih 30 menit api berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran dibantu dua unit mobil tangki air dan mobil water canon milik Polres Belu. Namun isi bangunan berupa peralatan dan dokumen penting tidak berhasil diselamatkan.

Sementara itu Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing melalui Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Ardyan Yudo Setiantono ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan dari mana sumber apinya.

Dituturkan, pihaknya telah mengolah TKP selanjutnya memberikan garis Polisi lokasi kebakaran guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. “Kita masih melakukan penyelidikan,” ujar Yudo.