Nilai Indeks Tendensi Konsumen NTT Tertinggi di Indonesia

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki Indeks Tendensi Konsumen (ITK) tertinggi dibanding provinsi lainnya di Indonesia pada triwulan III-2018 yaitu dengan nilai indeks sebesar 113,64.

Kepala Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur, Maritje Pattiwaellapia sampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Senin (5/11/2018).

Menurut Maritje, dengan nilai indeks tersebut artinya kondisi ekonomi konsumen meningkat dibanding triwulan sebelumnya. Kondisi ini didorong oleh meningkatnya pendapatan rumah tangga (nilai indeks sebesar 116,48), tidak adanya pengaruh inflasi terhadap tingkat konsumsi (nilai indeks sebesar 123,44) juga penurunan volume konsumsi (nilai indeks sebesar 94,44).

“Sebagian provinsi di Indonesia mengalami perbaikan kondisi ekonomi konsumen. Provinsi yang memiliki nilai ITK tertinggi adalah NTT dengan nilai indeks sebesar 113,64 sedangkan provinsi yang memiliki nilai ITK terendah adalah Sumatera Barat dengan nilai indeks sebesar 95,39,” ungkapnya.

Maritje menyebutkan, nilai ITK NTT pada triwulan lV-2018 diperkirakan sebesar 125,81 artinya kondisi ekonomi konsumen diperkirakan akan lebih meningkat. Tingkat optimisme konsumen diperkirakan semakin tingai dibandingkan triwulan lIl-2018 (nilai ITK sebesar 113,64).

Pada kesempatan itu, Maritje juga sampaikan, pertumbuhan Produksi Industri Barang Galian Bukan Logam triwulan III tahun 2018 di NTT mengalami kenaikan sebesar 4,40 persen dibanding triwulan II tahun 2018 (q-to-q).

Selain itu, nilai ekspor luar negeri Provinsi NTT triwulan III 2018 sebesar US$ 4.605.629 meningkat dibandingkan dengan triwulan II 2018 sebesar US$ 4.388.399.

“Impor luar negeri provinsi NTT triwulan Ill 2018 sebesar US$ 58.132.150, lebih besar dibandingkan triwulan II 2018 yaitu sebesar US$ 19.572.541,” ujar Maritje.