Kota Kupang Lampaui Target Nasional Imunisasi MR

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr Ary Wijana mengatakan, Pelaksanaan Imunisasi Mearless Rubella (MR) di Kota Kupang telah mencapai target nasional yaitu 95 persen.

Data terakhir yang dihimpun dinas kesehatan dari Pustu, dan Puskesmas, pelaksanaan imunisasi MR sampai hari terakhir pada tanggal 31 Oktober 2018, anak yang telah mendapat vaksin MR mencapai 95.75 persen, atau sebanyak 100.337 anak.

Ary Wijana mengatakan kepada NTTOnlinenow.com di ruang kerjanya, Kamis (1/11/2018), Kota Kupang telah berhasil menembus target capaian MR secara Nasional yaitu 95 persen. Semua ini berkat dukungan dan kerja sama semua pihak, staf medis Dinas kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan oragnisasi lainnya.

Dijelaskan, sampai saat ini terdata masih ada 4.450 anak yang belum diimunisasi MR sesaui dengan data target sasaran di Kota Kupang sebanyak 109.791 sasaran dengan usia 9 bulan sampai 15 tahun.

“Memang kami tidak mencapai 100 persen karena beberapa kendala di lapangan. tetapi dengan memperoleh 95 persen ini kami telah memenuhi target nasional, semua ini atas kerja sama dan dukungan semua pihak,” ujarnya.

Ary mengatakan, jika nantinya ada anak yang ingin mendapatkan imunisasi MR maka akan tetap dilayani selama vaksin masih tersedia.

“Kami akan tetap memberikan vaksin campak rubella, selama vaksin masih tersedia, jadi tidak hanya berhenti disini saja, segala upaya perlindungan kesehatan akan tetap dijalankan untuk memastikan generasi penerus bangsa terlindungi secara baik,” terangnya.

Dikatakan, posko imunisasi yang disiapkan sebanyak 766 posko, namun, dalam upaya menemukan sasaran, Dinas Kesehatan melalui semua staf medis, juga membuka posko layanan di gereja, masjid dan rumah ibadah lainnya.

“Kami juga turun sampai ke gereja-gereja, saat sekolah minggu dimana tempat anak-anak berkumpul, posyandu, sekolah dan bahkan sampai ke rumah-rumah warga. Semua upaya ini dilakukan untuk menemukan sasaran lebih banyak dan terlaksananya program Imunisasi MR 100 persen di Kota Kupang,” katanya.

Ia mengaku, memang dalam perjalanan ada beberapa kendala yang dihadapi, diantaranya, ada beberapa wilayah dan sekolah yang menolak imunisasi MR, dengan alasan mengandung babi, sehingga menolak atau belum mau dilayani, namun pelaksanaan imunisasi dapat berjalan dengan baik berkat koordinasi dan kerja keras semua pihak terkait.