Fraksi Nasdem Belu Walk Out Dari Sidang Penetapan APBD-P 2018

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD Kabupaten Belu meninggalkan ruang sidang (walk out) dari sidang paripurna penetapan APBD-Perubahan tahun anggaran 2018, Senin kemarin.

Sikap tegas Fraksi Partai Nasdem walk out saat sidang agenda laporan hasil evaluasi Banggar dan Bapemperda lanjut dengan pendapat Akhir Fraksi dan penetapan APBD-P diruang sidang DPRD Belu lantaran Surat Keputusan(SK) Gubernur NTT terkait penetapan APBD-P belum ditandatangani Gubernur.

Ketua Fraksi Partai Nasdem Belu, Stefanus Mau yang Fraksinya tegas menolak dan meninggalkan sidang karena dokumen yang hendak ditetapkan cacat hukum. Putusan walk out yang diambil agar kedepan tidak berurusan dengan hukum.

“Fraksi NasDem Belu walk out dari ruang sidang Paripurna DPRD Belu karena SK Gubernur terkait APBD-P belum ditandatangani oleh Gubernur tetapi dipaksakan untuk ditetapkan,” kata dia dia kepada NTTOnlinenow.com melalui telepon selular, Selasa (30/10/2018).

Dituturkan bahwa, itu mereka lakukan berdasarkan kebiasaan. Tetapi apakah secara aturan perundang-undangan sesuai atau tidak? Karena dalam Permendagri 13 itu tidak dijelaskan lebih lanjut bahwa kalau dalam 15 hari SKnya tidak ditandatangi Gubernur APBDP-nya bisa ditetapkan.

Sejauh ini jelas Mau, Fraksi Partai Nasdem belum mengetahui alasan hingga SK belum ditandatangi Gubernur NTT. Tapi alasan utama Fraksi Partai Nasdem walk out karena SK belum ditandatangani.

“Sehingga menurut versi Fraksi partai Nasdem dokumen tersebut ilegal. Tetapi kalau teman-teman merasa itu sudah legal maka masing-masing mempertanggungjawabkan apabila ada gugatan di kemudian hari,” ucap Politikus Partai Nasdem itu.

Lanjut Mau, Fraksi Partai Nasdem keberatan apabila SK yang belum diparaf Gubernur NTT alasannya karena Gubernu sibuk. Tapi menurutnya Gubernur selalu ada di tempat.

“Tapi apabila di kemudian hari SK tersebut ditandatangani Gubernur maka Fraksi Partai Nasdem tetap menjunjung tinggi keputusannya,” akui Mau.