Kontingen Pesparani NTT Diminta Hidupkan Kerukunan

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diminta untuk tetap merawat dan menghidupkan kerukunan iman antarsesama saat pagelaran paduan suara nasional I umat Katolik di Ambon pada 27 Oktober sampai 1 November 2018 mendatang.

Uskup Agung Kupang, Mgr Petrus Turang Pr sampaikan ini pada acara perutusan dan pelepasan Kontingen Pesparani Nasional I NTT, di Aula Gereja Santa Maria Asummpta Kupang, Kamis (25/10/2018).

Menurutnya, ketetapan pemerintah untuk memberi ruang bagi pelaksanaan Pesparani ini adalah anugerah bagi umat Katolik sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Dan ini harus dijadikan momentum bagi pengembangan hidup iman dan kerukunan umat.

“Jadilah duta NTT yang akan memberi sumbangan peradaban kasih bagi Indonesia. Kehadiran di pertukaran budaya akan mengedepankan persatuan dan kalah atau menang kita terima,” katanya.

Uskup juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT yang sudah memberi perhatian bagi gereja Katolik di provinsi berbasis kepulauan itu. “Gereja Katolik NTT menyampaikan terima kasih bagi Pemerintah NTT yang telah memberi perhatian di momentum ini,” ujarnya.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat di kesempatan itu menyampaikan, kemenangan adalah hasil dari sebuah proses yang hebat. Dan setiap manusia akan menikmati hasil dari proses itu.

“Sebagai gubernur saya bangga karena semua peserta sudah siapkan diri dengan baik. Kita kirim duta seni dan duta ilmu maka sebagai gubernur saya bangga,” katanya.

Dia memastikan duta NTT akan mampu berinteraksi dengan baik dengan sesama kontingen lain di Ambon. “Saya yakin kita akan beri kesan yang baik. Bawalah identitas pariwisata NTT bukan saja budaya dan seni tetapi perilaku sosial masyarakat,” katanya.

Gubernur juga berpesan untuk tetap menjaga peradaban dengan hidup bersih. “Jangan buang sampah sembarangan. Kita orang beradab,” katanya tegas.

Gubernur juga menyatakan siap jika pada saatnya nanti NTT menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pesparani tingkat nasional II. “Kita akan siapkan secara baik dan akbar jika NTT dipercayakan jadi tuan rumah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi NTT, Frans Salem dalam kesempatan sama menyampaikan, kontingen NTT akan mengikutkan 12 kategori atau semua kategori yang diperlombakan.

Bekas Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT itu mengatakan, jumlah personel dari kontingen NTT sebanyak 331 orang yang berasal dari delapan kabupaten masing-masing Kota Kupang, Kabupaten Alor, Lembata dan Kabupaten Sikka. Selanjutnya Kabupaten Manggarai Barat, Flores Timur, Belu dan Kabupaten Sumba Barat.

“Kami membawa tagline Nusa Terindah Toleransi Menuju Ambon Mewujudkan Persaudaraan Sejati,” kata Frans Salem.