Pemkot Kupang Dapat Apresiasi Dari Presiden IFAD

Kupang, NTTOnlinenow.com – Presiden Dana Internasional untuk Pengembangan Pertanian atau International Fund for Agricultural Development (IFAD) periode 2017-2021 Gilbert Fossoun Houngbo memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang atas keberhasilan berbagai program IFAD yang dilaksanakan di Kota Kupang.

Hal itu diungkapkan Gilbert Houngbo di hadapan Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man, Penjabat Sekretaris Kota Kupang Thomas Jansen Ga serta masyarakat penerima program IFAD di Kelurahan Nunbaun Delha, Kecamatan Alak, Kamis (11/10/2018).

Ia mengatakan, IFAD memberikan apresiasi positif kepada masyarakat penerima bantuan yang telah mampu menolong diri sendiri dan keluar dari persoalan kemiskinan yang selama ini dihadapi. Hal itu ditandai dengan adanya usaha ekonomi produktif yang diprakarsai kaum perempuan maupun pengembangan infrastruktur di kelurahan-kelurahan yang mendapatkan program tersebut.

“Cerita sukses yang sudah diukir oleh masyarakat Kota Kupang bukan milik IFAD tapi milik masyarakat dan Pemerintah Kota Kupang yang sudah melakanakan berbagai program IFAD. Semoga cerita sukses ini terus berlanjut dan bisa lebih baik lagi di masa mendatang,” kata Gilbert Houngbo.

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore dalam kesempatan tersebut mengatakan, sebagai pelayan masyarakat dirinya mengucapkan terima kasih kepada IFAD dan Pemerintah Pusat maupun teman-teman yang telah melaksanakan program IFAD, sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Wali Kota Jefri berharap, cerita sukses yang sudah diukir selama pelaksanaan berbagai program dan kegiatan IFAD di Kota Kupang dapat ditingkatkan lagi dan terus dirawat oleh warga penerima program, sehingga manfaat tersebut terus bertumbuh dan dirasakan oleh semua pemangku kepentingan.

Jefri juga meminta kepada Presiden IFAD supaya program yang sudah dihentikan sejak tahun 2017 lalu bisa ditinjau kembali dan bisa dilanjutkan untuk tahap berikutnya. Karena tidak bisa dipungkiri, masyarakat Kota Kupang penerima manfaat program IFAD masih menanti sentuhan IFAD dalam upaya bangkit menuju peningkatan kesejahteraan.

Terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kupang Orson Nawa mengatakan, alokasi dana dari IFAD untuk Kota Kupang selama tahun 2013-2015 sebesar Rp 22.141.920.000. Dana ini dukung dana pendamping dari APBD Kota Kupang sebesar Rp 2.141.920.000. Di Kota Kupang IFAD masuk di 16 kelurahan yakni Alak, Namosain, Nunbaun Sabu, Nunbaun Delha, Nunhila, Fatufeto, Airmata, Solor, Todekisar, Fatubesi, Oeba, Pasir Panjang, Kelapa Lima, Oesapa, Oesapa Barat dan Lasiana.

Melalui kegiatan Coastal Community Development Project International Fund For Agliculture Development (CCDP-IFAD)
di masyarakat, jelas Orson, telah terbentuk 209 kelompok masyarakat yang terdiri dari 16 kelompok kerja kelurahan, 16 kelompok prasarana infrastruktur. Ada 16 kelompok pengelola sumber daya alam, 33 kelompok penangkapan, 56 kelompok pengelohan, 52 kelompok pemasaran dan 20 kelompok budidaya.

Untuk infrastruktur sudah dibangun skala kelurahan demi menunjang aktivitas usaha nelayan seperti tambat labuh perahu, shelter, jalan setapak akses nelayan, bak air bersih, rumah asap ikan, kolam budidaya dan lainnya.