Memasuki Musim Kemarau, Peternak di Sumba Timur Kesulitan Makanan Ternak

Laporan Mohammad Habibudin
Waingapu, NTTOnlinenow.com – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) membawa dampak buruk bagi para peternak di wilayah itu, akibat rumput di padang mengalami kekeringan ternak kesulitan mendapat makanan hingga mati.

Ferdinan Radja salah seorang peternak Kelurahan Watumbaka RT 03 RW 01 saat ditemui Sabtu (6/10/2018) mengaku, pada musim kemarau ini para peternak kesulitan mendapatkan pakan hijau (rumput) untuk makanan ternak, jika ada peternakpun harus mencari di lokasi yang jauh.

“Kami sangat kesulitan dengan rumput karna di musim kemarau ini rumput sudah kering dan tertidur, mau dapat dimana lagi, kalau ada terpaksa kita cari daun-daun saja untuk tahan hidup ternak kami,”ujar Ferdin.

Menurutnya, menghadapi musim kemarau adapun warga yang tak bertanggung jawab membakar rumput kering diwilayah itu sehingga rumput dan daun hijau sebagai makanan persediaan di musim kemarau terbakar habis.

Sementara Herkules peternak kambing menuturkan, kesulitan makanan ternak pada musim kemarau berdampak ternak banyak yang mati karna tidak ada pakan hijau (rumput) terpaksa peternak mencari daun-daun hijau ditempat yang berjauhan.

“Ini saja ternak yang kami lepas mencari sendiri rumput tapi semua kering, terpaksa kita cari daun-daun untuk makanan ternak, biar daun itu dijual kitapun tetap beli,”kata Kules.

Ia berharap, di musim kemarau ini warga jangan membakar rumput kering karna menghadapi musim hujan mendatang rumput akan susah tumbuh dengan cepat akibatnya ternak atau hewan milik warga kesulitan mendapat rumput hijau sebagai makanan ternak.