PLN Gencar Hadirkan Energi Baru Terbarukan di NTT

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Masyarakat Kabupaten Manggarai Timur dan Manggarai akan mendapat sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) dari PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) Sita- Borong milik PT Multi Energi Dinamika sebesar 1,0 MW mulai beroperasi komersial direncanakan pada triwulan 4 tahun 2018 yang berlokasi di Desa Golomongkok, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggari Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal itu ditandai dengan penandatanganan naskah Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) atau Power Purchase Agreement (PPA) antara PLN Unit Induk Wilayah NTT dengan PT Multi Energi Dinamika, di Jakarta kantor PLN Pusat, (4/10/2018) yang ditandatangani langsung oleh General Manager PLN Wilayah NTT, Christyono dan Direktur PT Multi Energi Dinamika, Gatot Sewandhono, disaksikan Direktur PLN Regional JTBN (Jawa Bagian Timur, Bali & Nusa Tenggara).

Seusai penandatanganan naskah PJBL, Christyono mengungkapkan, bahwa ini merupakan tanggungjawab PLN dan Pemerintah untuk mengembangkan energi ramah lingkungan dan memenuhi target bauran energi terbarukan di NTT sebesar 6,47 % sampai Agustus 2018.

“Dengan adanya EBT PLTA ini mengurangi penggunaan BBM (bahan bakar minyak) dan sekitar 2.150 kk nantinya akan terlayani listrik dengan daya 1.300 VA dan harapannya bisa dimanfaatkan masyarakat untuk pengembangan pariwisata di lokasi tersebut seperti wisata alam,” ungkapnya.

Christyono menjelaskan, EBT di NTT khususnya di Flores sudah ada PLTP Ulumbu, PLTP Mataloko, PLTM Ndungga, PLTM IPP Wae Roa dan PLTA Sita yang ke 5. “Kami tetap berupaya agar energi terbarukan tetap dikembangkan sebagai sumber energi pembangkit tenaga listrik di Flores,” katanya.

Adapun perjanjian jual-beli ini mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 50/2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan Untuk Penyediaan Tenaga Listrik dan Harga Energi listrik sesuai dengan KEPMEN ESDM RI Nomor 1404.K/20/MEM/2017 tentang Besaran Biaya Pokok Penyediaan Pembangkitan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Tahun 2016.

“Demi NTT, semoga semakin banyak lagi energi baru baik dari PLN maupun pemerintah daerah bisa bersinergi agar NTT menjadi Nusa Terang dan Tumbuh,” ujar Christyono.