Mendagri Lepas Miniatur Patung Soekarno Dari Atambua Menuju Mota’ain

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahjo Kumolo melepas miniatur patung Soekarno dari Lapangan Umum Atambua menuju PLBN Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-Timor Leste, Selasa (18/9/2018).

Pelepasan miniatur patung proklamator kemerdekaan Indonesia itu ditandai dengan pemulukan tihar oleh Mendagri Kumolo didampingi Gubenur NTT, Anggota DPR RI, Bupati Belu disaksikan Pejabat yang hadir.

Selanjutnya miniatur patung Presiden pertama Indonesia itu diarak menggunakan mobil jeep terbuka dikawal anak-anak Pramuka diikuti Mendagri bersama rombongan menuju perbatasan Mota’ain.

Turut mengantar miniatur patung itu Gubernur NTT Victor Laiskodat, Anggota DPR RI Herman Hery, Bupati Belu, Kapolda NTT, Danrem 161/WS, Anggota DPRD Belu serta Pimpinan OPD/Forkopimda Belu.

Mendagri Kumolo kepada media di PLBN Mota’ain terkait peletakan patung Soekarno di pintu batas negara menjelaskan, salah satu adalah tempat yang pernah dikunjungi oleh Bung Karno.

Dikatakan, ternyata diluar dugaan, pulau terluar pulau Selaru di Maluku Darat Daya dirinya juga sudah meresmikan patung Soekarno.

“Bung Karno 60 tahun lalu pernah menanam pohon beringin. Ini untuk mengingatkan bahwa jangan sampai kita lupa pada pendiri, itu nasionalisme ada kebanggan,” ujar dia.

Dikatakan, siapapun pendiri bangsa setiap negara hampir mempunyai tokoh seperti di NTT pahlawannya siapa, di Belu siapa dan kita harus mengahrgai jasa-jasanya.

“Tempat-tempat terluar mulai ada kita pasang lambang negara seperti garuda dan patung juga ada pendiri bangsa yang mengunjungi wilayah itu,” jelas Kumolo.