Pentingnya Akses Informasi Perkuat Nasionalisme di Tapal Batas

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Warga di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste perlu menjangkau layanan akses informasi media massa. Karena akan memperkuat semangat nasionalisme.

Ketua Tim Litbang Strategi Peningkatan Akses Media Massa di Wilayah Perbatasan, Ernalem Bangun kepada media wusai FGD di ruang rapat Kodim 1605/Belu, Kamis (13/9/2018).

FGD yang dilaksanakan jelas Ernalem dalam rangka penelitian untuk mengukur peran media massa dalam memperkokoh semangat nasionalisme di perbatasan.

Fakta yang tak dapat disangkal, akui Ernalem siaran luar yang berasal dari negara tetangga dapat berpengaruh terhadap warga perbatasan.

“Pengaruhnya sangat kuat, karena masyarakat perbatasan masih minim mengakses informasi,” ujar dia.

Masih menurut Ernalem kondisi ini terjadi sehubungan lemahnya akses informasi yang disajikan media massa akibat ketersediaan sarana yang kurang memadai. Siaran televisi ataupun radio dan informasi media massa kurang menjangkau pelosok wilayah perbatasan.

Lanjut dia, kondisi ini bisa berdampak pada menurunnya semangat nasionalisme. Diharapkan media massa perlu menyiapkan sarana yang memadai sehingga siaran atau penyebaran informasi dapat menjangkau wilayah perbatasan.

“Akses informasi media massa dapat memperkokoh semangat nasionalisme,” tandas Ernalem.

Diketahui FGD dibuka Kapuslitbang Strategi Pertahanan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertahanan, Laksma Agus Rustandi, M. Engsc dihadiri Kasdim 1605/Belu, Mayor (Inf) Binsar Pasaribu, Pasi Ter, sejumlah jajaran perwira Kodim Belu, Dirut LPPL Belu TV, Rony Mau Luma dan para pekerja media di perbatasan Belu.