Banyak Bermasalah, Sub Penyalur BBM di Belu Harus Dibenahi

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Konteks Kabupaten Belu yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste menyisahkan banyak persoalan, salah satunya masalah ketersediaan migas BBM.

Demikian Anggota DPR RI Komisi VII, Ferry Kase dalam sosialisasi implementasi sub penyalur dalam rangka percepatan penerapan BBM 1 harga secara nasional, Senin (10/9/2018) di Atambua.

Menurut Politisi Partai Hanura itu, persoalan BBM di wilayah perbatasan merupakan hal yang sangat vital, hal yang sangat penting untuk diperhatikan secara bersama.

“Ini persoalan besar yang menjadi tanggungjawab kita bersama, bagaimana kita mengawasi ketersediaan bahan bakar yang ada,” ujar dia.

Dikatakan bahwa, seperti bagaimana yang kita ketahui Presiden Jokowi dengan program nawacitanya membangun dari wilayah pinggiran dan tertinggal guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Lewat sosialisasi ini bisa terlaksana BBM 1 harga di seluruh pelosok Indonesia. Manfaatkan waktu yang ada agar sosialisasi ini berguna bagi kita semua,” pinta Ferry.

Sementara itu Komite BPH Migas Bidang RBM Hendry Ahmad menuturkan, satu hal yang harus dipikirkan masalah ketersediaan BBM di Belu harus diselesaikan dahulu demi kesejahtraan masyarakat.

Dikatakan, sesuai temuan di lapangan ada beberapa sub penyalur BBM di Belu illegal karena tanpa sepengetahuan kami. Tidak saja itu distribusi BBM selama ini menyalahi prosedur. Yang terjadi Minyak dari Depot Pertamina ke SPBU langsung ke sub penyalur, harusnya sub langsung mengambil di Pertamina.

“Banyak sub penyalur BBM yang tidak sesuai prosedur. Banyak pertamini bahkan ada yang di depan SPBU. Sub penyalur BBM di Belu harus dibenahi, karena banyak yang bermasalah,” ujar Ahmad.

Kaitan sosialisasi kapan diterapkan BBM 1 harga di Belu jelas Ahmad, mengenai itu mulai hari ini kita siap layani untuk masyarakat usaha apa kita siap melayani.

“Tentu koordinasi dengan Pemkab dititik mana lokasinya kita akan lakukan survey, selanjutnya evaluasi dan verifikasi kalau memenuhi syarat kita rekomendasikan,” tambah dia usai giat.

Bupati Belu melalui Sekda Petrus Bere menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara kegiatan sosialisasi implementasi sub player. Melalui giat ini menghasilkan kebijakan yang membuat masyarakat kita semakin sejahtra dari waktu ke waktu.

Sosialisasi menghadirkan para nara sumber, Ferry Kase selaku Anggota DPR RI, Komite Migas Hendry Ahmad, Biro Hukum KESDM Muhidin dan PT Pertamina Regi Sejang juga para peserta dari seluruh agen penyalur BBM dan instansi terkait Pemkab Belu.