Segmen V Sudah Mulai Dikerjakan, Dinas PUPR Harap Dukungan Masyarakat

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Pekerjaan taman Kota Segmen V Bundaran Tirosa sudah mulai dikerjakan. Saat ini Sementara dalam tahapan pengerjaan fisik, yaitu sumur bor, pemasangan cassing dan pemindahan lampu jalan yang berada di lokasi tersebut.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang, Devi Loak, mengatakan, untuk pengerjaan fisik pertama adalah sumur bor. Untuk bisa melakukanya pengerjaan, maka semua item yang ada di Taman Tirosa harus dipindahkan. Item yang dimaksud yaitu lampu jalan dan tanaman yang ada.

“Kami mendengar dan melihat begitu banyak isu di masyarakat yang berkomentar tentang pengerjaan ini. Prinsipnya adalah semua masyarakat Kota Kupang ikut mengawasi proyek ini. Kami sangat senang karena sangat besar perhatian masyarakat terhadap proyek ini. Kami meminta dukungan semua pihak, agar bisa menata Kota Kupang lebih baik lagi,” kata Devi.

Dia menjelaskan, tanaman yang ada, sejak 30 tahun yang lalu sudah baik dan mempercantik Kota Kupang. Tetapi tentunya, Kota Kupang untuk 30 tahun kedepan tentu harus ada perubahan. Untuk itu, Dinas PUPR melakukan penataan pada lokasi yang waktu lalu sudah ditanam, tidak mungkin dilakukan penanaman disela-sela pohon yang sudah bertumbuh.

“Kami sudah melakukan perencanaan 30 tahun lalu, ketika ditanam pohon-pohon itu ditanam juga sudah ada perencanaan. Kami juga mempunyai perencanaan untuk tahun-tahun kedepan. Dan sekarang kami dalam tahap untuk mencapai capaian itu,” ujarnya.

Devi menjelaskan, masyarakat memang tidak terbiasa berada pada zona yang baru karena mungkin belum melihat hasil. Tetapi prinsipnya, berbagai masukkan merupakan hal biasa dan merupakan suatu semangat untuk bisa melakukan pekerjaan yang sesuai dengan perencanaan.

“Saya sebagai penanggungjawab pekerjaan, sangat senang karena begitu banyak komentar yang bermunculan tentang pengerjaan segmen V ini. Artinya masyarakat mengawasi dengan benar proses pembangunan di kota ini,” ungkapnya.

Devi melanjutkan, bagian dari perencanaan adalah memindahkan terlebih dahulu tanaman yang ada. Jadi tidak membuang, tetapi dipindahkan, untuk dirawat dan akan dipindahkan, tetapi mungkin tidak di lokasi yang sama lagi. Semua tanaman dikelola oleh Dinas Kebersihan sebagai penanggung jawab.

“Jadi kami akan menghasilkan ruang terbuka yang baru. Kita semua akan melihat hasilnya tiga atau empat bulan kedepan,” terangnya.

Satu bulan kedepan ini, kata Devi, akan digarab jalan dan kolam air mancur yang mengelilingi patung Tirosa tersebut. Jalan ini merupakan jalan baru, sementara jalan yang lama akan dijadikan sebagai plaza dan pedestrian.

“Kami membuat landscape baru. Sehingga taman ini benar-benar menjadi iconnya Kota Kupang,” pungkasnya.