Rayakan 100 Tahun Berkarya, Kongregasi Suster CB Gelar Jalan Sehat

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Kongregasi Suster-suster Cinta Kasih St Carolus Borromeus akan memperingati 100 tahun hidup dan karya yang sudah dilakukan di Indonesia khususnya di Regio Indonesia Timur. Untuk meriahkan yubelium kongregasi yang fokus berkarya di dunia kesehatan itu, para suster CB Penfui, akan menyelenggarakan kegiatan jalan sehat yang melibatkan umat Paroki St Yosep Pekerja Penfui Keuskupan Agung Kupang, serta seluruh masyarakat lainnya.

Kegiatan jalan sehat yang memilih titik mulai dari halaman depan Gereja St Yosep Pekerja Penfui itu akan dilangsungkan pada Sabtu 8 September 2018 mulai pukul 14.30 WITA. “Kegiatan jalan sehat ini terbuka bagi umat dan khalayak yang ingin mengikutinya karena selain sehat juga akan ada sejumlah hadiah sebagai ‘door prize’ bagi peserta,” kata Ketua Panitia Jubile 100 Tahun CB Indonesia Regio Indonesia Timur, Sr Gabriela CB kepada wartawan di Kupang, Rabu (5/9/2018).

Menurut dia, kegiatan jalan sehat menjadi salah satu pilihan aksi menyongsong puncak perayaan 100 Tahun CB Indonesia karena memiliki nilai positif berupa kesehatan bagi para pesertanya. Selain itu juga dimaksud untuk menggemakan serikat para suster itu ke khalayak dan menjadi bagian dari upaya biara ‘memanggil’ para wanita untuk ikut bergabung menjadi pelayan di kongregasi ini. “Kami ingin agar perayaan ini menjadi perayaan besar dan biar melibatkan banyak khalayak agar CB semakin dikenal di tengah kehidupan umat dna masyarakat,” kata Sr Gabriela.

Selain kegiatan jalan sehat, sejumlah aksi sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menuju puncak perayaan di 7 Oktober 2018 mendatang yang sudah dilakukan adalah aksi bakti sosial berupa pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat luas di beberapa titik lokasi. “Kami juga berencana nanti akan menggelar aksi pemeriksaa ‘pap smear’ atau uji medis untuk memeriksa sel-sel pada serviks (leher rahim),” katanya.

Dengan aksi itu maka akan diketahui perubahan sel-sel yang mungkin bisa berkembang menjadi kanker atau sudah menjadi kanker bagi ibu-ibu dan kaum perempuan. “Aksi ini telah dijadwalkan dan akan dilaksanakan setelah aksi jalan sehat nanti,” katanya.

Sementara itu Pimpinan Regio Sr Taviana CB pada kesempatan sama mengatakan, selain aksi bakti sosial pemeriksaan kesehatan dan aksi jalan sehat, komunitas CB Penfui akan membentuk posko peduli bencana Lombok dan segera mengirimkan bantuan yang sudah terkumpul bagi masyarakat korban bencana di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). “Saat ini sudah terkumpul 4 dus pakaian layak pakai perempuan yang akan dikirim ke Lombok,” katanya.

Dia mengaku telah membangun komunikasi dengan sejumlah pihak di wilayah itu untuk membuka posko untuk menampung bantuan lainnya berupa makanan dan peralatan tidur bagi warga. “Kami bekerja sama dengan masyarakat sekitar dan membuka posko itu, jika ada masyarakat yang memiliki kelebihan bisa memberi sumbangan makanan kemasan dan akan kami salurkan ke warga terdampak bencana di Lombok,” katanya.

Sementara itu salah seorang anggota Panitia Perayaan Ramly Muda, mengatakan dengan sejumlah aksi ini, kongregasi CB ingin mengungkapkan syukurnya kepada seluruh masyarakat di Indonesia, khususnya kawasan Timur dan Penfui pada khususnya. “Ini pembauran yang luar biasa. Kami yang beragam lain ikut dilibatkan dalam seluruh aksi ini sampai puncak perayaan nanti,” katanya.

Nilai toleransi dan kebersamaan dalam keberagaman yang dipraktikan CB semestinya menjadi contoh bagi aksi lain dari lembaga lainnya untuk kepentingan persatuan dan kesatuan bangsa. “Kalau kita terus damai dan bertoleransi maka hidup kita tentu akan lebih indah dan lebih mudah mencapai kesejahteraan,” kata Ramly Muda.

Tak lupa, Ramly yang juga salah seorang tokoh masyarakat Kelurahan Penfui itu mengajak seluruh lapisan warga untuk berpartisipasi dalam aksi jalan sehat dan seluruh aksi lain yang akan dilaksanakan Suster-Suster CB ke depan. “mari kita ikut ambil bagian dalam aksi ini demi kebersamaan kita semua,” katanya mengajak.