HUT Polwan ke-70, Momen Tingkatkan Konsistensi dan Komitmen Kerja

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kepolisian Resort (Polres) Belu menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Wanita (Polwan) RI ke-70 tahun 2018 di Mapolres Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-Timor Leste, Senin (3/9/2018).

Wakapolres Belu, Kompol I Ketut Perten bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan HUT Polwan yang dihadiri seluruh Perwira serta para Kapolsek di wilayah hukum Polres Belu.

Wakapolres Ketut dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengungkapkan, hingga saat ini, Polisi Wanita Indonesia telah mencapai jumlah 24.029 orang atau 5,7% dari jumlah anggota Polri secara keseluruhan, dengan tingkat kepangkatan yang bervariasi mulai dari Brigadir Polri (79,72%), Pama Pom (12.18%), Pamen Polri (8,08%) dan Pati Polri (0,02%).

Para Polwan ini telah dipercaya untuk menduduki berbagai jabatan strategis, seperti Wakapolda Kalbar (Brigjen. Pol. Dra. Sri Handayani), maupun jabatan lainnya di tingkat Polda. Polri juga mempercayakan para Polwan untuk menduduki jabatan operasional seperti Kapolres, Wakapolres, Kapolsek, serta Kasat di tingkat Polres.

Presensi Polisi Wanita di Indonesia juga dihiasi dengan performa yang membanggakan di luar tugas rutinnya selaku anggota Polri. Dalam misi perdamaian dunia, Polwan telah berpartisipasi aktif sebagai bagian dari Pasukan Perdamaian PBB.

Selanjutnya, pada bidang olahraga, Polwan juga mampu menorehkan prestasi di cabang judo, terjun payung, angkat besi, taekwondo, serta turut menjadi bagian dari tim Bola Voli dan Sepak Takraw Putri Indonesia yang berlaga di Asian Games 2018.

Polwan juga berkiprah dalam memecahkan rekor dunia pada pendakian puncak gunung Cartenzs di bulan September 2017, serta memecahkan rekor dunia pembentangan bendera Merah Putih terpanjang di bawah laut bersama Wanita Selam Indonesia (WASI) yang diinisiasi oleh lbu Asuh Polwan Indonesia.

Realitas ini menunjukkan bahwa peran Polisi Wanita di dalam institusi Polri bernilai penting dan memiliki tingkat equality yang tidak berbeda dengan polisi Iaki-Iaki. Dalam kaitan tersebut, Polri membuka kesempatan yang seluas-luasnya bagi para Polisi Wanita, untuk bersaing dan berkarya, memberikan kinerja terbaiknya, di semua level jabatan yang ada di institusi ini.

Lanjut dia, di usia yang ke-7O ini, konsistensi dan komitmen Polisi Wanita untuk terus berprestasi diharapkan dapat terus meningkat. Sebagai bagian dari SDM Polri, Polwan juga diharapkan bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan tugas Polri yang semakin kompleks, termasuk peran sertanya untuk turut mensukseskan pengamanan agenda kamtibmas.

Selaras dengan hal tersebut, peringatan HUT Polwan pada tahun 2018 ini mengangkat tema “Polwan Promoter Siap Menyukseskan Agenda Kamtibmas tahun 2018 dan 2019”. Tema tini penting untuk diangkat, mengingat keberadaan Polisi Wanita yang sangat diperlukan dalam rangka mendukung tugastugas Polri di tengah peningkatan eskalasi politik yang terjadi.

Lebih dari itu, kehadiran Polisi Wanita juga diharapkan dapat turut mengangkat citra polisi di masyarakat, sebagaimana karakter wanita yang penuh dengan kelembutan, ketegasan, dan kedamaian. Saya meyakini bahwa Polisi Wanita Indonesia bisa menjadi bagian penting dalam mewujudkan Polri yang semakin profesional, modern, dan terpercaya.

“Saya juga berharap kepada seluruh Polisi Wanita, untuk senantiasa mengasah diri dan meningkatkan motivasi serta keterampilannya. Saudari adalah srikandi-srikandi Bhayangkari terbaik yang akan terus menerus memberikan pelayanan kepada bangsa ini,” ujar Ketut.