Bupati Ayub Titu Eki Tetap Berjuang Bagi Masyarakat

Bagikan Artikel ini

Oelamasi, NTTOnlinenow.com – Mengakhiri masa Jabatannya sebagai Bupati Kupang 2 periode (2009-2018) Bupati Kupang Ayub Titu Eki akan memimpin Apel Kekuatan pada tanggal 3 September 2018 bertempat di Halaman kantor Bupati Kupang di Kota Oelamasi. Seperti diketahui bahwa Bupati Kupang Ayub Titu Eki akan melanjutkan pengabdiannya ditingkat Nasional dengan mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI dari Partai Golkar pada Pemilu Tahun 2019 mendatang.

Dalam apel yang akan diikuti oleh seluruh elemen ASN Lingkup pemkab Kupang, Bupati Ayub menyampaikan hal-hal terkait pengunduran dirinya sebagai Bupati dan melanjutkan perjuangan pada sebagai Calon DPR RI.

Diakui Bupati saat ini ada oknum ASN Kabupaten Kupang yang menanyakan dirinya terkait kapan dirinya mundur sebagai Bupati. Pertanyaan ini jelasnya seakan-akan menunjukan ketidaktahuan (kurang paham aturan) dari oknum ASN tersebut akan mekanisme dan aturan yang berlakui. Dimana seorang Bupati diangkat melalui Surat Keputusan dan tentu berhenti setelah ada surat keputusan pemberhentian yang sudah diajukan ke Kemendagri.

Selain itu juga perlu dilakukan Rapat paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kupang yang mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Bupati Kupang agar dapat disampaikan juga kepada masyarakat. Kenapa sampai ASN tersebut menanyakan? Apakah baik secara etika birokrasi? Jelas Bupati. Terkait paripurna sudah dikomunikasikan dengan DPRD Kabupaten Kupang dan direncanakan akan melakukannya pada tanggal 3 September 2018 ini.

Terkait perjuangannya bagi masyarakat Kabupaten Kupang, Bupati Ayub Titu Eki menyatakan akan terus ada dibelakang rakyat meskipun dirinya kelak tidak lagi menjadi Bupati. Beberapa hal yang saat ini diperjuangkan ialah soal menjadi fokus perhatiannya ialah perjuangan untuk hak-hak tanah milik masyarakat dipertahankan dan tidak jatuh kepada oknum-oknum yang ingin mengambil keuntungan tapi menyengsarakan rakyat.

Dirinya menyoroti sistem HGU yang tidak berpihak bagi masyarakat dan cenderung merampas hak-hak kepemilikan tanah masyarakat, sehingga dimasanya lebih mengutamakan pola kerjasama bagi hasil sehingga memberikan dampak bagi peningkatan taraf hidup masyarakat.

Titu Eki bertekad apapun jabatan dan posisinya kelak, dirinya akan tetap berada bersama masyarakat dalam membela hak-hak masyarakat agar jangan dirampas dan diambil oleh orang yang mau untung sendiri. “Perjuangan membela masyarakat akan terus saya lakukan,”tegasnya. Humas Setda Kabupaten Kupang