Jokowi Sumbang Hewan Kurban Seberat 800 Kg Di NTT

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) menyumbangkan satu ekor Sapi seberat 800 kilogram (Kg) kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk dikurbankan pada hari Idul Adha 1439 Hijriah.

Sumbangan hewan kurban bantuan Presiden tersebut diserahkan oleh Penjabat Gubernur NTT, Robert Simbolon di masjid Agung Perumnas Kota Kupang, Rabu (22/8/ 2018). Bersamaan dengan itu, juga diserahkan 3 ekor Sapi bantuan Gubernur NTT untuk 3 masjid di Kota Kupang.

Tiga masjid yang mendapat bantuan hewan kurban dari Gubernur NTT itu, masing-masing Masjid Agung Baiturahman Perumnas, Masjid Al Multazam Namosain dan Masjid Baiturahman Bakunase Kota Kupang.

Sapi-sapi bantuan Presiden dan Gubernur NTT ini diterima Ketua panitia Idul Adha Masjid Agung Baiturahman, Syamsul Bachri di Perumnas Kota Kupang.

Penjabat Gubernur NTT, Robert Simbolon dalam sambutannya mengatakan, semangat Idul Adha yakni semangat berkorban senantiasa terus mewarnai pikiran, hati dan perilaku semua masyarakat NTT.

“Kalau kita pelajari seluruh sejarah agama, memang nilai dasarnya semangat berkurban. Walaupun dalam banyak hal semangat berkurban itu ditampilkan secara simbolik,” katanya.

“Oleh karena itu peristiwa kurban yang kita rayakan hari ini bersama seluruh umat Islam sedunia merupakan salah satu bentuk simbolisasi semangat berkurban yang memang diberikan sebagai teladan buat kita oleh Tuhan Yang Maha Esa,” imbuhnya.

Dia mengungkapkan, momentum perayaan Idul Adha harus digunakan sebagai momentum untuk peningkatan ukuwah. Bukan saja ukuwah Islamiah tapi juga ukuwah watoniah atau persaudaraan kebangsaan yang sudah menjadi ciri khas di NTT.

“Kalau kita mau belajar teori dan praktek kerukunan beragama maka harus datang ke NTT. NTT selalu tampil sebagai juara dalam hal kerukunan umat beragama di Indonesia,” ungkapnya.

“Nah puncaknya tentu kita tidak ingin berhenti di ukuwah watoniah tetapi mudah-mudahan sampai ke tingkat yang lebih tinggi yaitu ukuwah insaniah. Bahwa kita semua adalah insan yang sama, ciptaan Tuhan terlepas dari seluruh perbedaan yang kita miliki,” tambah Simbolon.

Simbolon menghimbau kepada semua orang beriman di NTT untuk menggunakan momentum Idul Adha sebagai sarana mempekuat ajaran hablum minallah bersamaan dengan hablum minannas.

Ketua panitia Idul Adha Masjid Agung Baiturahman, Syamsul Bachri dalam laporannya mengatakan, jumlah hewan kurban perayaan Idul Adha di Kota Kupang tercatat sebanyak 579 ekor Sapi dan jika diuangkan maka jumlah uangnya mencapai Rp4,6 miliar. Sedangkan Kambing kurban tercatat sebanyak 925 ekor dan jika diuangnya jumlah uangnnya mencapai Rp1 miliar.

“Kalau ditambah anggaran bumbu dan tenaga maka jumlah uang yang berputar saat pelaksanaan Idul Adha ini bisa mencapai Rp7 miliar,” kata Bachri.