KPU Belu Tetapkan Pemilih Pileg 2019 Sebanyak 127.217

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-Timor Leste menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilihan legislatif tahun 2019 sebanyak 127.217 orang.

Adapun rincian dari jumlah tersebut antara lain, laki-laki sebanyak 62.199 orang serta perempuan 65.018 orang sebagai daftar pemilih tetap yang tersebar di 12 Kecamatan.

Demikian Ketua KPU Belu, Marthin Bara Lay kepada awak media usai rapat pleno terbuka rekapitulasi DPSHP penetepan DPT pemilihan umum tahun 2019 di salah satu hotel di Atambua, Senin (20/8/2018) sore.

Menurut Lay, dari 12 Kecamatan yang paling banyak DPT yakni Kecamatan Kota sebanyak 16.443 pemilih. Sementara yang paling sedikit DPT yakni Kecamatan Nanaet Duabesi sebanyak 3.233 pemilih.

Namun jelas dia DPT Pemilu 2019 masih bisa ada perubahan. Oleh karena itu pemilih yang belum terdaftar bisa segera melaporkannya sehingga bisa diakomodir.

Dikatakan, sesuai hasil pleno penetapan DPT, pemilih di Kabupaten Belu berjumlah 127.217 orang. Jumlah ini bertambah ketika dibandingkan dengan DPS-HP yakni 127.148 orang.

“Penambahan ini tentu menjadi perhatian bersama. Jangan sampai masih bisa berubah,” ucap dia.

Dihimbau kepada semua pemangku kepentingan terutama partai politik (parpol) dapat memantau konstituen atau pun masyarakat yang belum terdata sebagai pemilih.

“Kita sediakan beberapa sarana untuk sosialisasi DPT Pemilu 2019 di antaranya bisa diakses juga melalui website KPU untuk memperlancar dan menyukseskan Pemilu.

Lanjut Lay, KPU melakukan penambahan tempat pemungutan suara (TPS) dari jumlah 358 pada pemilihan gubernur bertambah menjadi 623 TPS yang tersebar di 12 Kecamatan.

“Meski jumlah TPS bertambah, jumlah penyelenggara pemilu tetap tidak ada perubahan,” ujar dia.

Akui Lay, memang ada putusan MK untuk penambahan anggota PPK menjadi 5 orang, tetapi belum dilakukan sejauh ini. “Kita masih menunggu petunjuk dari hirarki yang lebih atas yakni KPU Provinsi NTT dan KPU Pusat,” pungkas dia.