Kades Yosep Bantah Tudingan Warga

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Yosep Fahik Kepala Desa Takirin, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu membantah tudingan warga terhadap dirinya terkait dugaan penyalagunaan Alokasi Dana Desa (ADD).

Demikian Kades Yosep yang dikonfirmasi awak media usai dilaporkan warga Takirin ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Belu, Senin (20/8/2018).

Menurut dia, apa yang dituduhkan warga terhadap dirinya soal penyalagunaan dana Desa tidak benar. Pasalnya semua dijalankan sesuai prosedur.

Lanjut Yosep selama ini dirinya telah bekerja secara transparan dalam membangun Desa Takirin.

“Kita sudah kerja secara transparan dan masyarakat sudah merasakan pembangunan di desa,” ujar dia via handphone.

Sebelumnya Senin pagi warga masyarakat Desa Takirin, Kecamatan Tasifeto Timur di wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL melaporkan Kades Takirin Yosep Nahak bersama Sekretaris dan Bendahara ke Kejari Belu.

Warga yang terdiri dari tokoh adat, masyarakat dan pemuda Desa Takirin melaporkan Kades dugaa melakukan korupsi dana desa sejak tahun 2015, 2016 dan tahun 2017.

Dalam surat yang ditandatangan sembilan orang perwakilan masyarakat itu menyebutkan, ada 15 item kejanggalan dalam pengelolaan dana desa Takirin dengan total dugaan kerugian keuangan negara mencapai Rp 1.3 miliar.

Dugaan penyelewengan keuangan negara yang nilainya mencapai miliaran rupiah tersumber terdiri dari program kerja pembangunan fisik seperti pembangunan jalan usaha tani, pembangunan embung dan juga kegiatan bantuan pemberdayaan ekonomi.

Kepada wartawan perwakilan masyarakat Takirin, Engelbertus Foa meminta Kejaksaan Negeri Atambua untuk segera menindaklanjuti pengaduan masyarakat Takirin untuk memeriksa kepala desa, sekretaris dan bendahara desa.

“Kami minta pihak berwajib agar dapat merespon laporan kami dengan melakukan pemeriksaan secara transparan, akuntabel dan obyektif,” ujarnya.

Selain itu warga juga melaporkan pengaduan ke DPRD Belu yang diterima Ketua Komisi I Marthen Nai Buti di ruang kerja Wakil Ketua II DPRD Belu.

Marthen mengatakan bahwa pengaduan warga ada hal yang sangat menonjol dan perlu ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.

“Jika apa yang dilaporkan benar maka segera harus ditindaklanjuti secara hukum,” tandas dia.

Dijelaskan, terkait itu Selasa besok Komisi akan segera turun ke lokasi untuk melihat secara langsung apa yang terjadi di lapangan sekaligus klarifikasi.