Semarak Sambut HUT RI ke-73 di Perbatasan Laksel-Timor Leste

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Warga di Kecamatan Lamaknen Selatan (Laksel), Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-Timor Leste menggelar berbagai kegiatan menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-73.

Rangkain kegiatan yang dikemas dalam berbagai acara untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-73 pada tanggal 17 Agustus 2018 itu mulai dilaksanakan sejak bulan lalu.

“Perayaan HUT RI ke-73 di Kecamatan Lamaknen Selatan telah berlangsung sejak tanggal 23 Juli 2018. Berbagai kegiatan tela,” Camat Lamaknen Selatan, Yustinus Loko Bau ketika dihubungi NTTOnline, Minggu (12/8) via whatsapp.

Dituturkan bahwa, kegiatan sedang berlangsung untuk menyongsong HUT RI tahun 2018. Giat kali ini melibatkan anak-anak PAUD hingga orang Dewasa. Salah satu kegiatan yang sudah rutin dilaksanakan adalah pengibaran Sang Merah Putih Perbatasan.

“Upacara akan dilaksanakan bertepatan dengan HUT Gerakan Pramuka ke-57 pada hari Selasa 14 Agustus mendatang,” terang Loko.

Jelas dia, tema Pramuka kali perekat NKRI. Adapun kegiatan pramuka telah dimulai hari ini yang diawali dengan kegiatan perkemahan di Bumi Perkemahan Holjab.

“Puncak tanggal 14 nanti di ketianggian 1.222 mdpl akan dikibarkan Sang Merah Putih perbatasan dengan ukuran 7×3 sesuai simbol HUT ke-73,” ujar dia.

Lanjut Loko, upacara akan dilaksanakan tepat pukul 15.00 Wita. Seusai itu peserta upacara disuguhkan kopi asli Lakmaras denagn ubi dan pisang rebus khas Lamaknen Selatan bagi secara gratis, sambil dapat menikmati sunset dari ketinggian 1222 mdpl.

Tambah dia, kegiatan sambut HUT RI lainnya meliputi pertandingan sepakbola antar Desa, voley putra putri antar Desa. Jambore paud lomba kader posyandu, sepakbola mini antar SD. Lomba pidato dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Lanjut dia, lomba likurai dan tebe. Lomba MIPA antar SD serta berbagai hiburan lainnya. Selain itu juga lomba di cabang atletik untuk SD yakni lari, lompat dan lempar.

“Total kegiatan menyambut HUT kemerdekaan tahun ini sebanyak 73 dan 45 kegiatan difokuskan pada kegiatan anak-anak sekolah SD dan SM,” pingkas mantan Sekcam Laksel itu.