Kepala BP TWP : Jangan Sampai Ditendang Sepatu Tentara Rumah Runtuh

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Bangunan rumah KSP swakelola BP TWP AD yang dibangun bagi prajurit TNI harus benar-benar punya mutu dan kualitas yang baik.

“Jangan sampai ditendang sepatu tentara runtuh,” ujar Kepala BP TWP AD Kolonel Czi Surya Tikno saat peletakan batu pertama pembangunan perumahan KPR swakelola BP TWP AD di lingkungan Korem 161/Wirasakti di Masmae, Kabupaten Belu, Kamis (9/8/2018).

Jelas dia, kegiatan yang dilaksanakan ini adalah suatu keinginan Kasad TNI AD yang meminta untuk membuatkan 10.0000 rumah unit bagi prajurit yang tersebar di seluruh pelosok.

“Tapi BP TWP baru mampu berikan 6.000 yang terealisasi. Sementara 4000 atas prakarsa Kasad. Soal pembangunan ini nanti koordinasi dibantu BRI dengan aturan yang dipermudah satu rumah harus ditempati batas penghasilan maksimum 4 juta,” ujar dia.

Ditekankan, amdal harus dihitung sehingga tidak merusak kawasan perumahan. Untuk rekan prajurit diminta agar manfaatkan perumahan ini secara baik.

Sehingga kedepan tidak ada lagi prajurit yang diusir dari rumah Dinas disaat pensiun, karena telah memiliki rumah sendiri. “Kita juga minta developer turut memantau hasil pembangunan rumah ini,” kata Tikno.

Sementara itu, Dirut PT Griya Sari Harta, Arif Surya Handoko mengemukakan, pihaknya akan berusaha membangun sebaik mungkin. Persembahan kami bagi serdadu di batas akan memberikan yang terbaik.

“Sudah banyak yang kami lakukan dengan TNI-Polri di daerah lain dengan BP TWP, sudah berjalan lama alhamdulilah rumah yang kami bangun baik, tidak ada kendala,” sebut dia.

Ditegaskan, pihaknya siap memulai program pembangunan perumahan KSP hari ini. Type rumah 36/105 dengan spesifikasi yang baik. “Kami akan lakukan, berikan yang terbaik buat anggota di batas,” tandas Arief.

Bersamaan Bupati Belu, Willybrodus Lay menyampaikan terimakasih banyak untuk Danrem yang nempunyai inovasi, tekad yang kuat membantu prajurit untuk memperoleh rumah.

“Ini satu hal yang sangat mulia. Diharapkan komitmen pengembang membangun dengan mutu yang baik, sehingga prajurit yang keluarkan cicilan menerima hasil yang baik,” ucap Lay.