Tim Wasev Pusterad Tinjau TMMD Ke 102 Kodim 1617 Jembrana

Jembrana, NTTOnlinenow.com – Tim Pengawas dan Evaluasi atau Wasev Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 102 TA. 2018 Pusat Teritorial Angkatan Darat meninjau lokasi TMMD Kodim 1617/Jembrana di Desa Delod Brawah, Kecamatan Mendoyo, Jembrana-Bali, Kamis (02/08/2018).

Tim Wasev Pusterad dipimpin Brigjen TNI Wegig Poertjahjo (Pati Staf Khusus KASAD)di Pos Kotis TMMD Ke102 Banjar Dauh Marga, Desa Delod Brawah, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana disambut oleh Bupati Jembrana I Putu Artha S.E.,M.M., didampingi Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefry Marsono Hanok, Kapolres Jembrana AKBP Budi Pardamean Saragih S.Ik., Sekda Kabupaten Jembrana I Made Sudiada, Wadan Satgas TMMD Mayor Inf. Ngakan Made Marjana, S.Pd., Danki SSK TMMD ke 102 Kapten Inf. Zaenul Eksan), Para Danramil Jajaran Kodim 1617/Jembrana, Kadis PMD Kabupaten Jembrana I Gusti Ngurah Sumber Wijaya, Kepala Desa Delod Brawah I Made Rentana, Bendesa Adat Desa Delod Brawah I Nengah Miladana serta Masyarakat Desa Delod Brawa.

Kepada Tim Wasev, Dandim 1617/Jembrana menyampaikan paparan pencapaian sementara TMMD Ke 102 TA. 2018 yang seminggu lagi akan ditutup.

Dikatakan Dandim, program TMMD berorientasi pada program pembangunan pemerintah daerah bagi masyarakat pedesaan.

Melalui TMMD, TNI akan membantu program pemerintah dalam rangka meningkatkan program kesejahteraan masyarakat, kesadaran bela negara dan Kamtibmas di pedesaan.

“Semuanya bermuara pada terwujudnya pertahanan nasional yang mantap di segala bidang”, tegas Dandim.

Selaku Dansatgas TMMD, Dandim menjelaskan bahwa tahap pelaksanaan TMMD yang dibuka sejak tanggal 10 Juli 2018 dan nanti akan ditutup pada tanggal 8 Agustus 2018 mendatang.

Pencapaian sasaran TMMD yang telah dilaksanakan selama 3 minggu ini diantaranya Jalan Rabat Beton yang sudah mencapai 97 prosen, Pembuatan MCK 95 prosen, Bedah Rumah 98 prosen serta Pembuatan Pit Stop Landasan Kerbau Makepung mencapai 97 prosen.

Selain sasaran fisik Satgas TMMD juga melaksanakan kegiatan non fisik bagi warga Desa Delod Brawah seperti penyuluhan Narkoba, Bahaya Laten Komunis, Bela Negara, Program KB Kesehatan, Bahaya Penyakit Menular serta bantuan lain khususnya kepada warga kurang mampu seperti pembagian Sembako dan program pasar murah.

Sementara itu, Ketua Tim Wasev Brigjen TNI Wegig Poertjahjo dalam sambutannya mengatakan, kegiatan TMMD mempunyai andil yang sangat besar dan bermanfaat untuk masyarakat.

Pasalnya, kegiatan TMMD tersebut
melibatkan segenap unsur antara lain TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan juga masyarakat.

Menurutnya, TMMD sekarang ini tidak hanya terfokus pada pembangunan di desa namun dilaksanakan terhadap kegiatan lain seperti penanggulangan bencana.

Tugas kami disini berdasarkan perintah sebagai pengawas dan pengevaluasi pelaksanaan kegiatan TMMD.

“Diharapkan apa yang dikerjakan dapat berguna kepada masyarakat, memberi kenyamanan bagi warga maupun pengunjung wisata di Desa Delod Brawah”, ungkap Jenderal Bintang Satu tersebut.

Ditambahkannya, ada banyak manfaat dari kegiatan TMMD yang bisa dirasakan oleh masyarakat, seperti perbaikan jalan, jembatan dan lain sebagainya. Akan tetapi daya manfaat yang bisa kita ambil dari kegiatan TMMD adalah terciptanya rasa saling memiliki dan kebersamaan antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan juga masyarakat.

Akhirnya Ketua Tim Wasev TMMD tersebut berpesan agar semua hasil dari program TMMD ini, nantinya akan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat dipelihara dengan baik.