Jenazah Atlet Tinju Asian Games Dipulangkan Ke Malaka

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Jenazah petinju Indonesia asal Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, yang dipersiapkan untuk mengikuti Asian Games 2018, Valentinus Nahak tiba di terminal kargo, Bandara El Tari Kupang, Jumat (3/8/2018) siang, setelah meninggal di Rumah Sakit Sanglah Bali.

Peti jenazah almarhum disambut ayah kandung beserta puluhan keluarga lainnya, yang telah menunggu sejak pagi tadi. Usai didoakan secara singkat, almarhum langsung dibawa menggunakan mobil ambulans ke kampung halamannya di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara timur.

Almarhum Valentinus Nahak, yang selama ini menetap di Provinsi Bali sejak usia 13 tahun, meninggal karena mengidap penyakit kanker kalenjar getah bening, saat sedang mengikuti pemusatan pelatihan di Manado untuk mempersiapkan diri, mewakili indonesia pada pesta olahraga se-Asia yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang.

Perwakilan keluarga almarhum, Agustinus Nahak kepada NTTOnlinenow.com mengaku, walaupun pihak keluarga sudah membeli tiket pesawat untuk pergi melihat secara langsung kondisi Valentinus di Bali, namun takdir berkata lain sehingga mereka menerima semuanya dengan lapang dada.

“Waktu selesai operasi baru ketahuan penyakitnya, penyakitnya itu gelenjar getah bening dan itu sudah operasi. Di Denpasar itukan alatnya sudah canggih, tapi ya itu namanya kehendak Tuhan kita tidak bisa melawan,” ucapnya.

Agustinus menambahkan, pihaknya berterima kasih kepada Pemerintah Kota Bali yang telah menanggung semua biaya perawatan, hingga pemulangan jenazah almarhum ke kampung halaman.

“Kami dari keluarga meminta terima kasih banyak kepeda Pemkot Bali, karena biaya pengobatan selama perawatan ditanggung semuanya. Kami keluarga hanya bisa berdoa semoga almarhum diterima disisi Yang Kuasa,” katanya.

Untuk diketahui, almarhum Valentinus Nahak sudah mengukir banyak prestasi di kancah Nasional. Salah satunya adalah, peraih medali emas pada perhelatan Sea Games 2011 di Palembang.