Warga Kesal TPI Umalulu Mubazir

Bagikan Artikel ini

Laporan Mohammad Habibudin
Waingapu, NTTOnlinenow.com – Warga Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur kesal melihat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Umalulu terkesan ditelantarkan alias mubazir karna para pedagang ikan lebih memilih menjual ikan di jalan protokol dari pada di TPI yang telah disiapkan Pemerintah setempat.

Menurut seorang tokoh masyarakat Umalulu Agustinus Kana saat dikonfirmasi Rabu (1/8/2018) mengatakan, pembangunan TPI yang dibangun Pemerintah Daerah (Pemda) sampai saat ini ditelantarkan dan tidak dipergunakan sebagai tempat menjual ikan.

“Memang TPI ini belum di resmikan, tapi bagaimanapun bangunannya harus sudah dipergunakan untuk menjual ikan supaya jangan dikosongkan apalagi menjual ikan di pinggir-pinggir jalan protokol bikin kotor penataan kota,”jelas Agus.

Ia mengungkapkan, dengan adanya pembangunan TPI warga Umalulu sangat antusias karna pembangunan TPI sangat strategis dan letaknya di pinggiran pantai sehingga perahu-perahu nelayan bisa langsung menjual ikannya di TPI, namun para penjual ikanpun tak menyadari fungsi TPI.

“Jika dilihat TPI ini sudah berulang kali Pemerintah setempat menertibkan para pedagang ikan supaya masuk di TPI tapi pedagang ikan tidak indahkan aturan itu, jadi kita tidak bisa salahkan pemerintah setempat karna penjual ikan itu yang tidak bisa diatur”ujarnya.

Sementara Plt.Dinas Kelautan dan Perikanan Markus K Windi, S.Pi menjelaskan, pembangunan TPI Umalulu dibangun sejak tahun 2010 dengan hasil kesepakatan masyarakat Umalulu, jika dilihat dari wilayahnya, Umalulu adalah salah satu daerah nelayan tentu wajar untuk dibangun TPI.

“Jadi TPI itu dibangun atas hasil kesepakatan bersama, kitapun berharap agar para nelayan atau penjual ikan menempati TPI itu, namun mereka malah tidak mau masuk ke TPI itu, ini yang menjadi kendala kami tapi kita akan upayakan mereka untuk kembali masuk di TPI itu nanti,”pungkasnya.