BRI Bersama Polda NTT Nonton Bareng Film “22 Menit”

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Wujud apresiasi PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) terhadap kerja keras pemerintah dalam hal ini pihak kepolisian memerangi bibit radikalisme dan terorisme di tanah air, salah satunya melalui medium film.

Penayangan perdana film berjudul ’22 Menit’ di bioskop ini pada Kamis (19/7/2018). Di NTT, pimpinan beserta staf BRI dan Wakapolda NTT Brigjen Pol Victor G Manoppo bersama jajarannya ikut nonton bareng di Cinemaxx, Lippo Plaza Kupang, pada pukul 18.00 Wita.

Film ini dibintangi oleh Ario Bayu yang berperan sebagai Ardi, anggota pasukan anti terorisme kepolisian yang mempertaruhkan nyawanya demi mengamankan ibukota dari ledakan bom saat terjadi pengeboman di daerah Thamrin 2016 lalu.

Berkat kesigapan tim dan juga bantuan dari seorang polisi lalu lintas bernama Firman (Ade Firman Hakim), pelaku serangan bom bisa diamankan dalam waktu 22 menit.

Peristiwa berakhir dengan singkat, tapi insiden mematikan tersebut mengubah hidup orang banyak untuk selamanya.

Selain cerita tentang Ardi dan Firman, 22 Menit juga menghadirkan sudut pandang mereka yang ikut terjebak di dalam situasi mencekam.

Beberapa di antaranya adalah office boy bernama Anas (Ence Bagus), dua karyawati bernama Dessy (Ardina Rasti) dan Mitha (Hana Malasan), serta Shinta (Taskya Namya) yang merupakan kekasih Firman.

Wakapolda NTT, Brigjen Pol Victor G Manoppo kepada wartawan usai menyaksikan pemutaran perdana film tersebut mengatakan, kepedulian masyarakat sangat diperlukan dalam upaya memerangi radikalisme dan terorisme di seluruh pelosok tanah air.

“Kalau dilihat cerita dalam film tadi itu kan masing-masing tidak pernah tahu, karena itu kepedulian masyarakat yang kita perlukan, sehingga hal-hal yang bisa diinformasikan agar sama-sama bisa mencegah segala sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi,” katanya.

Viktor menambahkan, sesungguhnya film 22 Menit ini memberikan edukasi kepada masyarakat akan bahaya terorisme itu. Karena itu, seluruh jalur informasi kepada aparat keamanan telah dibuka agar memudahkan masyarakat dalam memberikan informasi penting.