Kota Kupang Ditunjuk FIM sebagai Penyelenggara Super Motor Dunia

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Kota Kupang telah ditunjuk Federation Internatonal Motorcycle (FIM) Asia Untuk menggelar seri ketiga Super Motor. Sesuai rencana, event tersebut akan digelar pada bulan Oktober 2018 mendatang.

“Saya sudah menandatangani MoU dengan pihak FIM asia untuk seri super motor ketiga,” Kata Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore usai melakukan pertemuan dengan pihak Bank Indonesia, dan Bank NTT, dan IMI NTT yang membahas tentang rencana gelaran event motor, di Hotel Aston, Rabu (18/7/2018).

Jefri mengatakan, awal mulanya sampai dirinya melakukkan MoU dengan FIM disebabkan pihak FIM Asia yang berpusat di Thailand ingin menggelar super motor di Indonesia. Melihat peluang itu, selaku Walikota Kupang, dirinya menawarkan agar Kota Kupang menjadi menjadi penyelanggara super motor, dan niat itu disambut baik oleh FIM Asia.

“FIM sudah melakukan sejumlah event super motor. Khusus untuk Asia sudah dilakukan di Thailand, Singapura, Philipina. Untuk seri ketiga ini Indonesia terpilih sebagai tuan rumah, dan kegiatan tersebut sesuai rencana akan dilakukan di Kota Kupang sesuai permintaan dari saya sebagai walikota Kupang,” katanya.

Menurutnya, saat ini pemerintah Kota Kupang telah melakukan negosiasi dengan pihak super motor yang diwakilkan oleh salah seorang panitia utama yang berasal dari thailand. Negosiasi sendiri sebelumnya sudah dilakukan di Jakarta.

“Ini merupakan salah satu bentuk pelayanan dalam hal hiburan bagi warga Kota Kupang,” kata Walikota.

Jefri mengaku untuk mengsukseskan penyelanggaraan super motor di Kota Kupang, Pemerintah telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia bersama Bank NTT untuk membicarakan soal peluang-peluang positif yang bisa didapatkan dari kegiatan super motor nanti. Selain itu pemkot juga telah meminta kesiapan dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTT untuk bersama-sama pemerintah mengsukseskan event tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Sekertaris IMI NTT, Matheos Atasoge mengaku, event super motor akan ditangani oleh event organizer pelaksana kejuaraan asia super motor. Super motor merupakan kejuaraan motor yang bermain di dua arena, yakni aspal dan juga tanah.

“Saat ini mereka meminta persiapan lokasi. Ada dua alternatif lokasi yang disiapkan, yakni di wilayah naioni, di tanah milik pemerintah kota kupang, dan yang kedua di jembatan petuk,” katanya.

Ia mengaku kendala yang selalu dialami dalam sejumlah kegiatan otomotif adalah ketersediaan lahan sebagai arena kegiatan. Oleh karena itu pemerintah diminta agar segera melakukan koordinasi dengan masyarakat sekitar, agar tidak terjadi penolakan ketikan event tersebut dilaksanakan. Event super motor sendiri sesuai rencana akan dilangsungkan pada bulan Oktober 2018 ini.

Ini merupakan kejuaraan kelas asia dengan menggunakan 2 arena sekaligus yakni aspal dengan tanah. Oleh karena itu pemerintah diminta agar segera menyiapkan segala hal yang berkaitan dengan kelancaran kegiatan, termasuk persiapan sarana dan prasarana seperti bank, pelabuhan laut, bandara, hotel, restaurant, dan akses menuju lokasi atau arena.

“Pekan depan akan ada tim dari Federation International Motorcycle atau FIM yang datang untuk mensurvey segala sarana dan prasarana serta lokasi arena event.,” katanya.

Menurutnya, Event Ini merupakan seri ketiga di Indonesia. Minimal 10 negara di asia telah mengiyakan untuk mengikuti event ini. Para peserta dalam event juga bukan diterima melalui sistem pendaftaran, namun melalui undangan sehingga pesertanya terbatas. Penyelenggaraan event ini juga hanya berjalan selama 3 hari, di mana 2 hari merupakn proses, yakni persiapan dan uji arena, dan satu hari acara inti yakni perlombaan dunia tersebut.