Wali Kota: Pejabat Tidak Cakap Dan Inovatif Akan Dicopot

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore tegaskan akan memberhentikan atau memutasi pejabat dilingkup pemerintah Kota Ķupang yang tidak inovatif, dan tidak cakap dalam tupoksinya. Apalagi Kota Kupang telah ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai Pilot Project pembagunan replikasi pelayanan pemerintah tahun 2018.

Penegasan ini disampaikan Jefri Riwu Kore dalam sambutanya pada Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) Dan Implementasi Aplikasi Pusat Jejaring Inovasi Daerah (PUA INDAH), Senin (16/7/2018).

Wali Kota mengatakan, rakor tersebut untuk meningkatkan wawasan para pejabat untuk dapat berinovasi dalam menjalankan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Kupang.

“Pastinya akan ada mutasi pejabat di lingkup Kota Kupang, ketika pejabat – pejabat yang mau ditempatkan di posisi masing – masing nanti kita tanya inovasi dan hal – hal baik apa yang akan mereka buat untuk kesejahteraan masyarakat dan daerah ini. Jika mereka bersedia, maka akan dilakukan penandatanganan pakta integritas sebagai jaminan komitmen mereka,” katanya.

Jefri mengaku, Dalam pakta intregritas itu ada satu poin yang menerangkan bahwa kerika pejabat bersangkutan tidak mampu bekerja dengan baik dan inovatif, maka bisa dimutasi atau diberhentikan dari jabatan itu tanpa ada protes.

“Kami ingin pejabat punya komitmen kerja. Kalau tidak mampu, ya akan saya berhentikan dari jabatan yang disandang,” kata Jefri

Ia mengungkapkan, Pemkot Kupang harus berterimakasih dengan Pemerintah Pusat yang sudah memberikan kepercayaan kepada kita sebagai salah satu Pilot Project.

“Tentunya ini bukan sekedar kegiatan biasa. Tetapi nanti kita harus membuat laporan pertanggungjawaban dalam bentuk laporan atau Pemerintah Pusat datang lagi ke sini untuk melihat inovasi pelayanan publik apa – apa saja yang sudah kita buat,” jelas Jefry.