Walhi NTT: Aksi Demo Warga Umalulu, Pemkab Dan DPRD Dinilai Gagal Melindungi Warganya

Laporan Mohammad Habibudin
Waingapu, NTTOnlinenow.com – Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Nusa Tenggara Timur (NTT) menilai aksi demo yang dilakukan oleh warga Desa Umalulu, Kabupaten Sumba Timur Senin (2/7/2018) lalu terkait lokasi perkebunan tebu yang diklaim oleh PT Muria Sumba Manis (PT MSM) menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD Sumba Timur gagal melindungi warganya.

Direktur Ekskutif Daerah WALHI NTT, Umbu Wulang T Paranggi ketika dikonfirmasi Minggu (8/7/2018) via WhatsAp mengatakan, aksi warga Desa Umalulu yang terjadi seharusnya menjadi refleksi atas kegagalan Pemkab dan DPRD Sumba Timur dalam melindungi kepentingan warganya.

“Ini sekaligus mengevalusasi rakyat ketika wakil rakyat tidak bersuara atas penjarahan yang dilakukan ditanah rakyat,” kata Umbu Wulang.

Ia menjelaskan, tuntutan warga saat aksinya sangat berharap menemui Pemkab dan DPRD Sumba Timur untuk menyampaikan tuntutannya kepada pihak PT MSM namun penyelesaian persoalan di alihkan kepada staf PT MSM untuk bertemu warga, hal itu tentunya diluar harapan warga.

“Tuntutan warga Umalulu sangat beralasan karna sebelum melakukan aksinya tentu sudah bersurat terlebih dahulu ke Pemkab dan DPRD, tapi nyatanya pihak tersebut tidak hadir dengan alasan apa,”ujarnya.

Umbu Wulang menambahkan, sikap yang ditunjukan Pemkab dan DPRD Sumba Timur dinilai gagal oleh karna sumber persoalan warga dan pihak PT MSM seharus mampu dimediasi agar kedua belah pihak segera meredam dan dapat terselesaikan.

“Jadi peristiwa ini, kami Walhi sebagai elemen masyarakat sipil tentu peduli dengan nasib warga dan kami menolak perampasan lahan warga Umalulu demi menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia serta mengutuk sikap diam Pemkab dan DPRD Sumba Timur terhadap perampasan hak lahan warga Umalulu,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*