Pilgub NTT 2018, Pemilih di Belu Masih Banyak Golput

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Masih ada warga yang tidak menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT 27 Juni 2018 lalu di wilayah Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

Kesadaran pemilih untuk menggunakan hak pilihnya masih tergolong rendah. Terbukti di wilayah Belu terdapat ada 40 ribu lebih pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya pada hari pencoblosan lalu.

Hal itu terungkap saat rapat pleno rekapitulasi perhituangan suara tingkat Kabupaten Belu yang digelar KPU Belu di Atambua, Rabu (04/07/2018).

Menurut Ketua KPU Belu, Marthin Bara Lay disela-sela pleno, tingkat partisipasi masyarakat Belu untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Gubernur kali ini masih rendah.

Sebab, walaupun ada peningkatan di banding Pilkada lalu karena hanya 64,49% pemilih yang menggunakan hak pilihnya atau kurang lebih ada 40 ribu pemilih yang terdaftar di DPT yang tidak menggunakan hak pilihnya alias golput pada pencoblosan kemarin.

Dituturkan bahwa, rendahnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya menjadi pekerjaan rumah bagi KPU Belu dan seluruh komponen masyarakat untuk lebih meningkatkan kesadaran warga untuk memilih pada Pemilu legislatif akan datang.

Rekapitulasi perhitungan suara Pemilihan Kepala Daerah NTT tanggal 27 Juni lalu oleh masing-masing PPK 12 Kecamatan dalam Kabupaten Belu berjalan aman dan lancar. Usai pleno dilanjutkan dengan penandatangan berita acara oleh para saksi Panwaslu dan KPU Belu.

“Selesai pleno hari ini, hasil perhitungan suaranya akan kita bawa dalam pleno rekapitulasi tingkat Provinsi di Kupang pada tanggal 7 Juli nanti,” ujar Baralay.

Adapun hasil rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara Pilgub NTT di Kabupaten Belu, Paslon Gubernur/Wakil Gubernur NTT nomor urut 4, Victor Bungtilu Laiskodat-Joseph Nae Soi (Victory-Joss) menempati urutan pertama dengan perolehan suara sah sebanyak 28.843.

Sementara suara sah kedua ditempati Paslon nomor urut 2, Marianus Sae-Emmilia Nomleni (Marianus-Emmi) atau Marhaen
dengan perolehan suara sah sebanyak 20.718.

Urutan ketiga Paslon Benny K Harman-Benny A Litelnoni (Harmoni) meraih perolehan suara sah sebanyak 16.692, dan urutan keempat Paslon Esthon L Foenay-Christian Rotok (Esthon-Chris) dengan perolehan suara sah 12.648.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Pimpinan unsur Forkopimda Belu, Ketua Panwaslu Belu, Kabag Keuangan logistik Propinsi NTT, Kasat Pol PP Belu, Kaban Kesabangpol Belu, Kadis Dukcapil Belu, Panwas 12 Kecamatan, PPK Se-Kabupaten Belu serta para saksi keempat Paslon.