BKD Akan Gelar Pekan pelayanan PBB Pada Minggu Ketiga Bulan Juli

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pemerintah kota Kupang lewat Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKD), akan menggelar pekan pelayanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan. Sesuai rencana, Pekan PBB akan digelar pada minggu ketiga bulan Juli tahun 2018.

Demikian disampaikan Kepala BKD Kota Kupang, Jefri Eduard Pelt kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (02/07/2018).

Jefri memgatakan, kegiatan pekan pelayanan PBB sudah menjadi agenda rutin setiap tahun yang digelar BKD. Tujuan dari dilakukannya pekan pelayanan PBB adalah untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat sebagai wajib pajak dalam mendukung pembangunan di Kota Kupang.

Ia mengaku, biasanya pekan pelayanan akan dilakukan dalam kurun waktu 8 sampai 10 hari, dan Lokasi pelayanan bertempat di Kantor Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang.

Jefri Pelt berharap, melalui pekan pelayanan PBB ini, para wajib pajak dapat secara sadar melakukan tugasnya membayar pajak bumi dan bangunan demi pembangunan infrastruktur dan peningkatan serta pemenuhan jaminan sosial masyarakat di Kota Kupang.

Sementara soal target Pendapatan asli daerah (PAD) dari pekan PBB, jefri mengaku, untuk target perolehannya belum ditetapkan, sebab pihaknya masih menghitung dengan cermat soal target yang ingin dicapai.

“Target memang belum ditetapkan. Hanya kami ingin agar target tahun lebih tinggi dari tahun 2017 lalu. Target PAD l tahun 2017 di pekan PBB sebesar Rp 4 Miliar,” kata Jefri

Jefri mengaku, untuk mengejar target pada pekan PBB, pihaknya akan meminta, para ketua RT, Lurah, serta Camat harus membangun kerjasama dengan pihak kepolisian dan TNI untuk bersama-sama mengawasi para wajib pajak agar bisa melaksanakan kewajiban mereka dalam membayar pajak secara baik. “Selain itu, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) lingkup pemerintah Kota Kupang wajib menunjukan bukti pembayaran pajak sebagai syarat penerimaan gaji pada bulan Agustus mendatang,” katanya.