Wuamesu Indonesia Gelar Turnamen Berhadiah 500 Juta

Laporan Frans Watu
Yosef Badeoda: Wuamesu Dibangun Atas Dasar Kasih dan Peduli
Jakarta, NTTOnlinenow.com – Memeriahkan HUT Wuamesu Indonesia ke-3 dan Pembukaan Turnamen sepak bola WI CUP 2, Diaspora Ende (NTT) yang tergabung dalam komunitas Wuamesu berbondong-bondong menghadiri acara yang digelar digelaggang olahraga Sunter Jakarta Utara. Masyarakat Ende dan Dispora NTT tumpah ruah menghadiri HUT Wuamesu Ke 3.

Acara tersebut digelar sejak pagi hingga sore pukul 18.00 waktu setempat di Stadion Sunter, Sabtu (30/06/2018 ). Selain itu juga dilakukan Pembukaan Turnamen Sepak Bola WI CUP II antar kabupaten se-NTT.

Sejak pagi pukul 08.00 wib masyarakat diaspora NTT Jabodetabek mulai berdatangan ke stadion itu. Acara yang dimeriahkan artis NTT; Maria Calista, Mario G Klau, dan Azizah. Senam aerobik mengawali acara untuk menyemangatkan suasana pagi ratusan komunitas Wuamesu yang hadir.

Berbagai hiburan tarian diantaranya Lomba Gawi, Tarian Todo Pare,Tarian Iri Kiki, Tarian Ule Lela Nggewa,Tarian Hegong (Sikka), Tari Baleo (Ritual Penangkapan Ikan Paus dari Lembata),Tari Bidu (Malaka) ditampilkan sebagai satu paduan budaya masyarakat NTT.

Acara dimeriahkan dengan berbagai kupon undian berhadiah (Doorprize) seperti; TV FLAT 21″, HP OPPO, DISEPENSER AIR, TAPE RECORDER, SETRIKA LISTRIK, KIPAS ANGIN dan hadiah tambahan seperti Kaos WI CUP II dan lain – lain.

Ketua Umum Wuamesu Indonesia, Yosef Badeoda, SH. MH dalam sambutannya mengatakan Wuamesu Indonesia dibangun atas dasar kasih dan peduli. Banyak program Wuamesu Indonesia yang telah direalisasikan misalnya turnamen WI Cup 1, beasiswa, santunan kematian, credit union, kegiatan tour wisata Flores bersama alumni Universitas Indonesia 85 yang menghabiskan dana hampir Rp.1 M.

“Tiga tahun lalu, Wuamesu melakukan tour ke Flores dengan biaya ditanggung sendiri. Biaya hampir Rp. 1 milyar. Kali ini kita membuat Turnamen WI CIP 2 dengan total hadiah hampir 500 juta. Turnamen berikutnya kita akan buat dengan hadiah yang lebih besar lagi,” ujarnya.

Karena itu Yosef berharap organisasi yang dipimpinnya ini dapat maju pesat dan membangun kesadaran masyarakat dalam berorganisasi tanpa tendensi negatif.

“Saya ini mandataris dari ketua-ketua kelompok. Saya diangkat oleh mereka. 3 tahun lalu. Wuamesu Indonesia dibentuk berdasarkan SK Menteri Hukum dan HAM sebagai badan hukum menjadi perkumpulan badan hukum Wuamesu Indonesia. 3 tahun waktu yang singkat buat perkumpulan yang besar seperti ini”, ungkap Anggota DPR RI fraksi Demokrat ini.

Pembukaan turnamen ini diawali pertandingan Eksebisi sepak bola Wanita antara Tim Wanita NTT versus Timnas Wanita PSSI dan berlanjut dengan laga perdana antara Ende 1 versus Kab. Kupang B yang berakhir dengan skor 0-0.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*