Angin Keras Landa Kota Kupang, Warga Dihimbau Tidak Bakar Sampah

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Musim angin yang melanda Kota Kupang dan sekitarnya, membuat Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup menghimbau kepada seluruh warga Kota Kupang untuk tidak membakar sampah dengan sembarangan. Selain itu, masyarakat juga dingatkan untuk tidak membuang putung rokok pada rumput ilalang kering yang ada dilahan yang tak berpunghuni karena sangat rentan memicu kebakaran.

“Sudah menjadi kebiasaan di Kota Kupang, padang ilalang sering dibakar pada musim seperti ini. Kondisi seperti ini sangat disesali karena sangat berbahaya. Selain itu saya juga minta kepada warga untuk tidak membakar sampah disembarang tempat,” kata Obed Kadji kepada wartawan saat ditemui di Balai Kota Kupang, Senin (26/6/2018).

Menurutnya, jika ada sampah dalam jumlah banyak ditengah pemukiman, maka sekitar harus berkoordinasi dengan dengan pihak lurah atau dinas kebersihan dengan melalui call center dengan nomor kontak 081294720916. Nomor tersebut merupakn nomor layanan pengaduan di dinas lingkungan hidup dan kebersihan untuk penanganan masalah sampah.

“Kami yakin dengan berkoordinasi secara langsung ke nomor kontak tersebut maka masalah sampah dapat teratasi, sehingga tidak perlu dibakar,” katanya.

Dikatakan, dengan padatnya jadwal penanganan sampah di Kota Kupang, dinasnya sangat butuh kerjasama masyarakat untuk memberikan informasi mengenai titik-titik sampah yang harus ditangani.

“Kami sangat berterima kasih jika masyarakat mau berkoordinasi dengan kami dalam menangani masalah sampah secara bersama-sama,” lanjutnya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat, agar sampah yang akan dibuang dipilah sampah non organik dan organik, sehingga mudah dalam pengangkutanya nanti oleh petugas.

“Adanya pemilihan maka sampah ini sangat baik, karena yang sampah kering berupa daun akan diolah menjadi pupuk organik,” katanya.

Ia menambahkan, untuk pengolahan pupuk organik yang telah yang telah produksi oleh dinas kebersihan dan telah terjual sebanyak 60 ton.