PDAM Kota Kupang Target Penambahan 1000 Sambungan Rumah Tahun 2018

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Direktur PDAM Kota Kupang Marius R Seran, mengatakan tahun 2018 PDAM menargetkan tambahan 1000 Sambungan Rumah (SR), namun pemasangan itu akan difokuskan pada wilayah yang punya jaringan distribusi cukup besar.

“Secara teknis debet airnya banyak dan masih baik pengalirannya. Pasalnya sumber Air PDAM Kota Kupang banyak yang masih kecil atau minim. Lokasi yang ditambah harus di lokasi yang pengairannya masih baik,” katanya.

Dikatakan, lokasi-lokasi yang pengairannya cukup baik yaitu di Belo, Manulai II, Fontein, Oetete, Kampung Solor dan Bonipoi. Dari target 1000 SR itu sudah tercapai 20 persen.

Dia mengungkapkan, memang sangat sulit mencapai penambahan 1000 SR, pasalnya kondisi suplay BLUD yang masih terhambat karena sering terjadi pemadaman listrik tanpa adanya alternatif sumber energi lain. Sehingga penambahan hanya bisa dilakukan di lokasi-lokasi yang dikelola PDAM Kota Kupang sendiri, secara otomatis penambahan tidak akan signifikan Karena debit air tidak banyak, paling banyak 10 sampai 14 liter per detik.

Sementara terkait antisipasi penurunan debit air di musim kemarau, Ia mengaku akan melakukan penjadwalan ulang pengairan yang ada. Untuk disesuaikan dengan debit air yang tersedia.

“Kalau saat ini belum ada penurunan debut air, biasanya terjadi awal september. Kalau sudah terjadi penurunan maka jadwal pengalirannya dirubah disesusaikan dengan kondisi debit air yang ada,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, sampai saat ini, kontribusi PDAM untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) belum ada. Pasalnya, sesuai dengan Permendagri tentang pedoman penyusunan APBD, BUMD yang melakukan pelayanan publik, jika cakupan pelayanannya belum mencapai 80 persen maka labanya digunakan untuk pengembangan kapasitas.

“Untuk pelayanan di Kota Kupang sendiri baru 20 persen dari total seluruh masyarakat Kota Kupang. Sehingga untuk mencapai 80 persen butuh waktu yang sangat lama,” ungkapnya.

Tetapi kalau dihitung dengan jaringan PDAM