Wisuda 193 Anak Paud,Sekda Bere : Motivasi Belajar Penting Sejak Usia Dini

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Sebanyak 193 anak-anak dari 10 Pendidikan Usia Dini (Paud) dari Kegiatan Gugus Pelangi di Kabupaten Belu, Timor Barat di wisuda.

Kegiatan yang dikemas dalam pelepasan dan gebyar anak berlangsung di aula Dominikus Emaus, Nenuk, Desa Naekasa, Kecamatan Tasbar, wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste, Kamis (31/5/2018).

Hadir pada acara itu, Sekda Belu, Bunda Paud Belu, Ketua Dharma Wanita Belu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Belu, Kabag Protokol dan Humas Setda Belu, para pengelola serta pendidik dari 10 Paud tersebut.

Ketua panitia Willem dalam laporanya menuturkan, 10 lembaga Paud yang melaksanakan wisuda yakni, Paud Bintang Kejora, Raflesia, Oan Lidak Fatara, Cesilia, Melati, Bakti Luhur, Gloria, Mega Jelita, Ai Funan dan Ebenhaezer.

Dikatakan, Paud sebagai strategis pembangunan SDM, karena itu haruslah dipandang sebagai titik sentral dan sangat mendasar. Paud masa keemasan dan kritis dalam pertumbuhan, integritas, kematangan dan emosional harus dibina sejak usia dini.

Lanjut dia, Paud juga suatu upaya pembinaan yang ditujukan pada anak sejak lahir sampai usia 6 tahun melalui pendidikan, rangsangan dalam pertumbuhan jasmani, rohani dalam memasuki pendidikam jenjang tinggi.

“Investasi pengembangan anak usia dini sangat penting bagaimana yang berkualitas dikemudian hari. Memotivasi dan bangun pemahaman bagi anak usia dini sangat penting,” ucap dia.

Bunda Paud Belu, Vivi Lay menuturkan, kegiatan ini sangat istimewa bagi anak paud dan sangat luar biasa, karena itu proficiat pada anak-anak yang dilepas untuk lanjut ke jenjang pendidikan lebih tinggi.

“Diharapkan apa yang didapat di Paud tetap diteruskan, karena nilai-nilai yang didapat adalah bekal kita manusia yang punya SDM. Kalian adalah tumpuan emas, harapan daerah dan bangsa Indonesia kedepannya,” kata Vivi.

Kesempatan itu disampaikan juga terimakasih pada pengelola dan pendidik paud yang dengan keterbatasan mengajar, mendidik, membina para tunas muda bangsa ini.

“Untuk para orang tua saya titip agar hal-hal baik yang sudah diajarkan di Paud jangan dimentahkan dirumah,” pesan Vivi.

Sekda Belu, Petrus Bere dalam sambutan sekaligus melepas anak Paud menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang masih memberikan perhatian serius untuk masukan anaknya belajar di Paud.

“Apresasi yang tinggi buat orang tua yang masukan anak di Paud. Mereka adalah buah cinta yang hadir dari dua hati yang menyatu. Mari rawat mereka dengan penuh hati,” ujae dia.

Dikatakan, masa depan bangsa Indonesia ada ditangan mereka, maka itu para orang tua mari membina mereka, berikan pemahaman yang baik. Motivasi belajar sangat penting bagi anak usia dini.

Tegas Sekda Bere, peran orang tua sangat penting dalam pendidikan karakter dimulai dri rumah tangga, dan itu tugas serta tanggunjawab orang tua. Sifat dasar anak ingin tahu banyak. Terimakasih karena telah manfaatkan Paud sebagai sarana membina anak dalam memberikan pendidikan

“Mereka generasi bangsa Indonesia di masa depan. Mari didik mereka, bimbing mereka dengan baik ke masa depan yang emas,” pinta Bere.