Kesulitan Air Minum, Koramil Haekesak Bantu Warga Halibete Ambil Air

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Selain melaksanakan tugas pokok, anggota TNI angkatan Darat di satuan Koramil 1605-08/Haekesak juga peduli dengan warga di perbatasan Belu dan Timor Leste. Anggota Koramil Haekesak dibawah Pimpinan Danramil Haekesak bertempat di Dusun Halibete, Kecamatan Lasiolat, Kamis (31/5/2018) membantu warga mengambil air minum untuk kebutuhan warga di RT 5 dan 6 Desa Maneikun.

Menurut Danramil 1605-08/Haekesak Kapten inf Yonathan ketika dihubungi media, aksi peduli warga yang dilakukan Koramil berdasarkan laporan Babinsa Sertu Joaqim Dearouju.

Dimana menurut Babinsa ada terdapat dua RT yakni RT 5 dan RT 6 di Desa Maneikun yang mengalami kekurangan air minum untuk kebutuhan hidup sehari-hari yang mana sesungguhnya berada di dekat pipa air.

Namun berdasarkan informasi masyarakat bahwa pipa air minum tersebut terkadang ada air terkadang tidak ada air dan hal tersebut telah berlangsung lama apalagi bila memasuki mulai bulan April sudah tidak ada air lagi.

“Untuk memenuhi kebutuhan air minum dalam keluarga, mereka mengambilnya di sumur atau mata air Wehais yang jaraknya sekitar 700 meter dengan kondisi medan turunan berbukit,” ujar dia.

Danramil Haekesak itu menuturkan bahwa salah satu tugas kami TNI terutama Koramil adalah melaksanakan fungsi pembinaan teritorial dengan menggunakan metode komsos dan melalu kegiatan komsos kami dapat memperoleh masukan informasi tentang keluhan masyarakat.

“Hari ini merupakan hasil dari pelaksanaan komsos yang dilakukan oleh Babinsa Maneikun sehingga hari ini kami turun ke lokasi dan langsung membantu beberapa warga bersama mengambil air minum di sumur atau mata air Wehais,” ucap dia.

Terkait kondisi itu lanjut Yonathan, dirinya segera melaksanakan koordinasi dengan unsur tripika Lasiolat guna bersama-sama mencari jalan keluar. Selain itu juga akan berkoordinasi dengan pihak yang membidangi masalah air minum.

“Kondisi ini sudah kita laporkan juga ke Pimpinan dalam hal ini Dandim 1605/Belu,” pungkas Yonathan.

Sementara itu menurut Kepala Dusun Helibete Yohanes Mau, warga disini sebenarnya dekat dengan sumber air yakni pipa air. Namun sulit mendapatkan air bersih untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Akui Yohanes, kondisi ini sudah berlangsung lama dan warga selalu mengalami nasib seperti ini kesulitan air bersih. Warga yang ingin minum air terpaksa harus memeras keringat menempuh jarak sekitar 700 meter untuk mendapatkan air bersih.

“Kami berterima kasih pada bapak Tentara yang mau membantu kami masyarakat di sini. Kami harap Pemerintah membantu kami terutama masalah air minum, sehingga kami tidak terbeban setiap hari dengan masalah air minum,” pinta Kadus itu.