Pemilih Diminta Pertimbangkan Parpol Pengusung Calon Kepala Daerah

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Frans Lebu Raya meminta para pemilih untuk mempertimbangkan partai politik (Parpol) pengusung calon kepala daerah dalam memberi dukungan pada pemilu gubernur 27 Juni mendatang.

Lebu Raya sampaikan ini ketika mendampingi calon wakil gubernur, Emelia Julia Nomleni dalam acara tatap muka dengan ratusan frater dan imam di aula Seminari Tinggi St. Mikael Kupang, Selasa (22/5/2018) malam.

Lebu Raya mengingatkan para pemilih untuk tidak bersikap primordial dalam memberikan dukungan kepada pasangan calon kepala daerah. Karena itu dalam menentukan dukungan dan pilihan, harus melihat (pertimbangkan), tiga aspek.

Ketiga aspek dimaksud yakni visi- misi yang diusung pasangan calon. Aspek kedua adalah track record pasangan calon bersangkutan. Aspek ketiga adalah parpol pengusung atau pendukung.

“Bagusnya memilih pemimpin yang memiliki satu jalur parpol mulai dari pusat sampai daerah. Karena pilgub hanyalah sasaran antara menuju pilpres,” tandas Lebu Raya.

Dia menyatakan, mempertimbangkan parpol pendukung atau pengusung sangat penting mengingat pelbagai peristiwa yang menciderai nasionalisme dan kebangsaan terjadi di sejumlah daerah. Pemerintah NTT sejak lama secara tegas menolak masuknya ISIS, FPI dan radikalisme di daerah ini.

“Kita punya prinsip menjaga daerah ini agar tetap aman. Ini pesan moral saya untuk daerah,” tegas Lebu Raya.

Pada kesempatan itu dia mengatakan, sebagai gubernur dirinya sangat menghendaki agar gubernur ke depan adalah orang yang dapat melanjutkan program yang telah diletakkan selama 10 tahun memimpin NTT. Dan untuk hal ini ada pada pasangan Marianus Sae- Emi Nomleni atau dikenal dengan nama Marhaen.

Nama ini, lanjut Lebu Raya, menunjukkan ideologi yang dianut pasangan Marianus – Emi sekaligus gambaran keberpihakan terhadap masyarakat kecil. Hal ini terlihat dari visi- misi yang diemban dan program kerja yang diusung.

Selain itu melanjutkan Program Desa Mandiri Anggur Merah yang telah digulirkan sejak 2011. Tentunya pasangan ini akan melakukan penyempurnaan atas kekurangan dan mempercepat apa yang telah dijalankan.

“Saya beri dukungan seribu persen untuk paket Marhaen karena diyakini dapat lanjutkan program yg telah saya letakkan. Sebagai ketua partai, saya minta dukungan para frater dan romo untuk menangkan paket Marhaen,” tandas Lebu Raya.

Calon Wakil Gubernur nomor urut dua, Emelia Nomleni mengakui, dirinya adalah perempuan biasa tapi dipercayakan partai untuk terlibat dalam kontestasi pilgub. Kepercayaan ini menunjukkan keberadaan perempuan diperhitungkan. Memang dalam politik segala sesuatu bisa terjadi, tapi butuh strategi untuk melewati.

“Kehadiran perempuan memberi warna lain untuk melengkapi apa yang sudah dilakukan pria,” papar Mama Emi, sapaan untuk Emelia Nomleni.