MUI Sumba Timur Mengutuk Keras Terorisme, Apapun Tujuannya Tak Dibenarkan

Laporan Mohammad Habibudin
Waingapu, NTTOnlinenow.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) cabang Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengutuk keras terjadinya ledakan 3 Gereja di Surabaya beberapa waktu lalu dan meneror bom di berbagai tempat di Indonesia.

Ketua MUI cabang Sumba Timur NTT, Mohammad Mudjahid, S.IP kepada NTTOnlinenow.com, Rabu (16/5/2018) mengatakan, pelaku ledakan bom yang terjadi di 3 Gereja waktu lalu siapapun orangnya dan apa tujuannya melakukan tindakan keji tidak dapat dibenarkan oleh agama manapun.

“Tindakan keji itu sudah mencederai rasa persatuan dan kesatuan, mengganggu ketenteraman dan ketertiban masyarakat khususnya umat Islam yang akan menjalankan ibadah puasa nanti,”kata Mudjahid.

Menurutnya, perlakuan terorisme bukan ajaran Islam karna umat Islam yang memahami ajaran Islam wajib mengutuk keras tindakan terorisme, pihaknya juga telah mengeluarkan fatwa tentang terorisme.

“Jadi terorisme itu tindakan kejahatan terhadap kemanusiaan dan peradaban, jelas diharamkan oleh agama,”tandasnya.

Mudjahid meminta, kepada aparat kepolisian agar dapat mengungkap kasus itu sehingga transparan tidak menimbulkan gangguan terhadap masyarakat atau elemen bangsa “Tentu dengan kejadian itu kita jangan terprovokasi, tetap tenang dan selalu waspada semuanya kita serahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian,”ungkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*