Pemerintah NTT Gencar Perkenalkan Ende Sebagai Destinasi Budaya Lahirnya Pancasila

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pemerintah NTT melalui Dinas Pariwisata sedang gencar memperkenalkan Ende sebagai destinasi budaya, tempat lahirnya dasar negara Indonesia, Pancasila yang dikaitkan dengan presiden pertama Soekarno atau dikenal dengan nama Bung Karno.

Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata NTT, Beni Wahon sampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Selasa (14/5/2018).

Beni menjelaskan, bulan Juni erat kaitannya dengan Pancasila dan Soekarno. Dimana ada 1 Juni adalah hari Kesaktian Pancasila, 6 Juni merupakan hari ulang tahun Bung Karno, dan 21 Juni merupaka hari meninggalnya Bung Karno. Dengan adanya sejumlah moment penting berkaitan dengan Bung Karno itu, pemerintah menetapkan bulan Juni sebagai bulan Soekarno.

“Tahun ini merupakan tahun kedua pemerintah NTT memperingati bulan Soekarno yang terpusat di Ende sebagai kota lahirnya Pancasila,” kata Beni.

Dia menyampaikan, akhir Mei- Juni 2018 digelar ivent bulan Soekarno di Jakarta. Sedangkan pada 20- 30 Mei 2018, dilaksanakan parade zona kebangsaan oleh Pemerintah Daerah Ende. Semua kegiatan ini difokuskan pada cikal bakal lahirya Pancasila dan Bung Karno.

Beni menyebutkan sejumlah kegiatan yang dilaksanakan berkaitan dengan peringatan bulan Soekarno pada Juni mendatang. Kegiatan- kegiatan itu antara lain, lomba pidato, paduan suara, serta seminar terkait Pancasila dan Bung Karno.

“Untuk menyukseskan bulan Soekarno, organisasi perangkat daerah (OPD) provinsi yang locus di Ende, diminta berkontribusi,” papar Beni.

Pada kesempatan itu dia menyatakan, selain destinasi budaya, pemerintah juga sedang berupaya untuk ‘menjual’ Gunung Meja di Ende sebagai destinasi alam. Karena Gunung Meja memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri. Bila ditata dan dikelola dengan baik, kunjungan wisatawan entah wisatawan nusantara maupun mancanegara ke Ende bisa meningkat.