Prajurit TNI Tingkatkan Profesional, Loyalitas, Kebanggaan dan Kebersamaan

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Pangdam IX Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto memberikan pengarahan kepada Prajurit TNI, PNS dan Persit KCK Kodim 1605/Belu beserta jajaran di lapangan Makodim Belu, Rabu (25/4/2018).

Dalam arahan tersebut Pangdam Benny menekan bahwa, ada beberapa hal yang selalu diingatkan ditanamkan pada satuan-satuan dalam wilayah Udayana yakni, prajurit harus profesinoal, loyalitas, kebangaan dan kebersamaan.

Dijelaskan, prajurit selalu profesional apapun jabatannya, apapun pangkatnya termasuk PNS. Karena PNS bagian daripada sistem organisasi militer termasuk yang ada di Kodim. Dengan PNS tidak bekerja maksimal, Kodim pasti tidak akan mampu memberikan kinerjanya yang terbaik.

“Jadi siapapun anda, apapun pangkat dan jabatan kalian begitu berarti bagi organisasi. Oleh karena itu saya selalu minta profesional anda pada tugas dan tanggungjawab masing-masing,” kata dia.

Sikap prajurit jelas Benny harus kuasai betul lima kemampuan teritorial, salah satu sikap prajurit yang sederhana harus ditunjukkan ditengah masyarakat. Lima kuanter jangan sekedar hafalan secara teori tapi aplikasikan wujudkan dalam tugas di tengah masyarakat.

Saat ini jelas dia, TNI dapatkan tingkat kepercayaan tertinggi sampai 90 persen dan ini tidak terlepas dari kinerja kalian. Harapan pimpinan TNI berharap terus tunjukkan kinerja di lapangan, tidak boleh jauh dari rakyat. Semua apa yang kita lakukan kita dapatkan bagaimana kedekatan kita dengan rakyat.

“Kecintaan rakyat kepada kita terus terbangun. Kepercayaan masyarakat kepada kita inilah kekuatan bagi kita, ngak bisa TNI berjuangan sendiri untuk memeprtahankan menjaga kedaulatan NKRI tanpa rakyat. Bersumber dari rakyat berjuangan bersama rakyat untuk rakyat. Berbuat yang terbaik dan ikhlas tidak boleh diukur dengan berapa besar tunjangan maupun gaji, itu baru prajurit yang profesional,” tegas Benny.

Hal kedua, lanjut dia prajurit harus loyalitas. Sikap loyalitas prajurit harus dibangun dimanapun bertugas. Loyalitas pimpinan kepada bawahan, loyalitas bawahan kepada pimpinan, kepada sesama juga antar institusi harus dibangun karena itu kekuatan.

“Dari loyalitas itu lahir ketaatan, kesetiaan. Karena kalau loyal terhadap sesama terhadap institusi maka akan lahir ketaatan, kedisplinan dalam organisasi. Sikap loyalitas menjadi hal yang mutlak dalam organisasi,” ingat Benny.

Hal penting berikutnya yakni, prajurit mampu wujudkan kebanggaan terhadap profesi TNI maupun PNS itu pangkat maupun jabatan. Tanpa punya kebangaan maka tidak akan punya motivasi dalam melaksanakan tugas. Selalu lakukan yang terbaik, sikap kuanter dalam melaksanakan tugas.

“Dari kebanggaan itu maka akan lahirkan motivasi kerja dalam melaksanakan tugas di tengah masyarakat,” ucap dia.

Hal keempat jelas Benny, prajurit di satuan selalu kembangkan sikap kebersamaan. Bangun kebersamaan antara pemimpin dengan yang dipimpin, sesama institusi yang ada di wilayah kerja dengan aparat Desa bangun kerjasama.

“Kerja sama antar pribadi kalian dengan institusi harus dibangun. Bangun soliditas antar instansi karena dari itu akan terbangun iklim yang sehat, karena itu motivasi kerja kalian akan harmonis, sehat dan bersinergitas,” pesan Benny.

Masih menurut Pangdam IX Udayana itu, untuk mampu wujudkan itu semua maka suskesnya prajurit itu dibelakang ada seorang perempuan. Oleh karena itu kepada Ibu Persit dia berpesan terus merawat, menjaga suami dengan baik sehingga mampu memberikan kinerja yang baik kepada negara.

“Kebahagian tidak diukur dengan materi tapi bagaimana harus pandai menyikapi diri dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu diharapkan saling menjaga satu sama lainnya demi keutuhan rumah tangga dalam mendukung kerja organisasi militer TNI,” pinta Benny.