Sosialisasi POPM Kecacingan di Perbatasan Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Dinas Kesehatan Kesehatan Kabupaten Belu difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, menggelar sosialisasi dan advokasi Program Minum Obat Massal Pencegahan (POMP) kecacingan, Kamis (12/4/2018).

Kegiatan berlangsung di aula Hotel Nusa 2 dibuka oleh Wakil Bupati Belu, J T Ose Luan dihadiri Kepala Seksi penyakit manular Dinkes Propinsi NTT Joyce Tibuludji, Kadis Kesehatan Belu, para Kepala Puskesmas, Kepsek, Guru UKS, Utusan PKK, dan Koordinator PAUD.

Dalam sambutan Wabup Ose menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara pertemuan atas kerja sama yang baik sejak persiapan sampai terselenggaranya pertemuan Sosialisasi dan Advokasi Pemberian Obat Pencegahan Massal Kecacingan ini.

“Cacingan merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia karena berjangkit di sebagian besar wilayah Indonesia dan mengakibatkan menurunnya kondisi kesehatan, gizi, kecerdasan dan produktifitas,” ujar dia.

Dikatakan, dalam rangka upaya reduksi cacingan pada masyarakat terutama kelompok anak balita dan anak usia sekolah perlu dilakukan peningkatan pemberdayaan masyarakat dan komitmen lintas program dan lintas sektor.

Cacingan jelas Ose, penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing dalam tubuh manusia yang ditularkan melalui tanah. Penderita cacingan yang selanjutnya disebut penderita adalah seseorang yang dalam pemeriksaan tinjanya mengandung telur cacing.

Dikatakan, penanggulangan cacingan adalah semua kegiatan atau tindakan yang ditujukan untuk menurunkan prevalensi serendah mungkin dan menurunkan resiko penularan cacingan disuatu wilayah.

“POPM Cacingan secara serentak kepada semua penduduk sasaran di wilayah beresiko cacingan sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan cacingan di masyarakat,” ujar dia.

Penyelenggaraan penanggulangan cacingan tutur Ose dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah daerah Kabupaten setempat dengan melibatkan sector terkait dan peran serta masyarakat. Pemerintah Pusat telah menetapkan target program penanggulangan cacingan berupa reduksi cacingan pada tahun 2019.

Sedangkan untuk akselerasi pengendalian cacingan perlu dilakukan pertemuan untuk sosialisasi dan advokasi POPM Kecacingan. Selanjutnya pelaksanaan pemberian obat cacing kepada anak usia 1-12 tahun.

Lanjut Ose, kegiatan Pemberian Obat Cacing Massal ini telah dilaksanakan pada bulan Februari dan Agustus 2017 di seluruh Kabupaten, pada bulan Agustus 2018 akan dilakukan di Nusa Tenggara Timur, salah satunya di Kabupaten Belu yang kita cintai mi.

Diharapkan agar seluruh peserta yang hadir dapat menyusun mikroplaning tahapan-tahapan Pelaksanaan Pemberian Obat Cacing Massal mulai dari pendataan sasaran, penetapan pos-pos Pelayanan, kesiapan Petugas POPM, ketersediaan logistik Obat Cacing dan logistik lainnya serta dukungan para guru baik itu PAUD, TK, SD Lintas sector dan lintas program.

Pemkab Belu mendukung penuh Kebijakan yang telah ditetapkan Pemerintah Pusat. Sebelum memasuki tahapan pelaksanaan pada bulan Agustus 2018, saya mengajak kita semua untuk bahu membahu mensosialisasikan POPM cacingan dari perkotaan sampai ke pelosok-pelosok wilayah kita ini.

“Sehingga semua masyarakat dapat mengetahui informasi tentang ini dan anak pun mendapatkan pelayanan Pengobatan cacingan nantinya,” ucap dia.

“Saya minta perhatikan anak- anak. Para Guru atau orang tua kalau ada anak-anak gejala penyakit cacing segara diatasi langsung,” tambah Ose.