Kenang Sengsara Yesus, Umat Paroki Fatuoni Jalan Salib Hidup

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Umat Katolik di Paroki Santo Fransisiskus Xaverius Fatuoni Dekenat Belu Utara, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten TTU mengikuti jalan salib hidup, Jumat (30/3/2018).

Siaran pers yang diterima NTTOnlinenow.com, prosesi mengenang kisah sengsara dan wafatnya Yesus Kristus yang disalib demi tebus dosa manusia diperankan oleh Orang Muda Katolik (OMK) serta THS-THM Paroki setempat.

Jalan salib hidup diikuti kurang lebih seribu umat Katolik. Selain diikuti umat Paroki Fatuoni prosesi itu diikuti juga umat tetangga dari Paroki Ponu dan Atapupu Keuskupan Atambua, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

Adapun rute jalan salib hidup sebelum kebangkitan Yesus Kristus atau hari Paskah menempuh jarak sekitar 1 kilo.
Jalan salib hidup dimulai dari lapangan SDK Fatuoni melintasi jalur pasar Maukita dan berakhir di puncak Golgota kompleks Pastoran wilayah Desa Nonotbatan.

Prosesi jalan salib melewati 14 stasi mulai dari perhentian pertama hingga terakhir drama penyiksaan, pencambukan Yesus oleh para algojo membuat umat yang menyaksikan meneteskan air mata.

Jalan salib hidup kenang sengsara dan wafatnya Yesus Kristus diikuti juga Pastor Paroki Romo Maximin Amnanu Pr serta para Biarawan dan Biarawati setempat.

Kegiatan Jumat Agung berjalan aman, tenang dan lancar dengan mendapat pengawalan dari aparat keamanan Polsek Biboki Anleu dan THS-THM Paroki Fatuoni.