Apel Samana Santa Pengamanan Paskah 2018 di Perbatasan Belu-Malaka

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Polres Belu apel gelar pasukan operasi samana santa turangga 2018 dalam rangka pengamanan perayaan paskah di wilayah Belu dan Malaka, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL.

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing bertindak selaku Inspektur Upacara pada apel operasi samana santa di lapangan Mapolres Belu, Rabu (21/3/2018).

Kapolres Tobing dalam amanatnya mengatakan, apel ini merupakan salah satu tahapan penting manejerial penting dalam melakukan pengecekan terhadap kesiapan akhir pelaksanaan terhadap operasi, baik aspek personel, materil, sarana prasana serta perlengkapan lainnya.

Dijelaskan, operasi samana santa pengamanan perayaan paskah dilaksanakan selama 15 hari terhitung mulai tanggal 20 Maret sampai dengan 1 April mendatang di wilayah hukum Polres Belu.

Dengan sasaran lanjut dia, di segala bentuk potensi gangguan sebelum pada saat dan pasca hari paskah yang dapat menghambat dan mengganggu kegiatan perayaan paskah di wilayah Polres Belu.

“Operasi ini mengendepankan tindakan premetif dan preventif yang didukung kegiatan deteksi dini serta penegakan secara profesional dan transparan,” ujar dia.

Dalam implementasinya, personel Polres Belu, TNI dan Brimob Sunden 2 Den A Pelopor Atambua serta instansai interkait, tokoh agama, pemuda, masyarakat dan pemangku adat dilibatkan untuk pengamanan perayaan Paskah dengan menempatkan di setiap rumah ibadah.

Selain itu tim Brimob Subden 2 Pelopor Atambua sebagai Satgas tindak guna melakukan sterilisasi pada gereja-gereja target operasi, penjinakan bom pada gereja yang diduga ada bom dan penanganan teror dilokasi yang menjadi pusat kegiatan masyarakat selama perayaan paskah.

Lanjut dia, kiranya semua stakeholder yang terlibat dapat bersinergi di lokasi pengamanan agar perayaan dapat berjalan dengan baik dan optimal, sehinhga umat yang melaksanakan ibadah misa atau kebaktian perayaan paskah dengan nyaman dan dengan khusuk mengikuti keagamaan ini.

Akhir sambutan Kapolres Tobing berharap, pelaksanaan operasi dapat berjalan lebih efektif, dengan tetap mengacu pada target yang telah ditetapkan yakni, terwujudnya rasa ama dan nyaman dalam melaksanakan kegiatan.

Terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas bagi masyarakat, terciptanya koordinasi dan sinergi yamg baik dengan stakeholders terkait dan seluruh komponen masyarakat serta terwujudnya sistem pendataan terhadap semua kejadian selama pelaksanaan operasi secara tepat, sehingga dapat dijadikan acuan.

Turut hadir pada apel samana santa, Ketua DPRD Belu, Dandim 1605/Belu, Dansatgas Sektor Timur RI-RDTL Yonif 743/PSY, Kasdim Belu, Danki Brimob Atambua, Kepala Beacukai, Pejabat mewakili Imigrasi, Pejabat Instansi lainnya, Tokoh Agama, para Perwira Polres Belu serta seluruh Kapolsek Polres Belu.