Polres dan MUI Sumba Timur Deklarasikan “Anti Hoax”

Bagikan Artikel ini

Laporan Mohammad Habibudin
Waingapu, NTTOnlinenow.com – Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Sumba Timur dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) cabang Sumba Timur, Kamis (15/3/2018) mendeklarasikan “Anti Hoax” bertempat di Masjid Nurul Iklas Karinding Waingapu dengan tema berantas berita bohong atau Hoax yang kerap meresahkan masyarakat.

Kapolres Sumba Timur AKBP Victor MT Silalahi menyatakan, Polres Sumba Timur akan fokus memberantaskan berita bohong atau Hoax yang meresahkan masyarakat dengan penyebaran Hoax, Hate Speech dan isu SARA melalui media sosial (Medsos).

“Sekarang ini banyak penyebaran berita bohong atau Haox yang menimbulkan keresahan pada masyarakat melalui medsos dengan merusak ketentraman bangsa,”jelsanya.

Menurutnya, melalui kebersamaan kami polres Sumba Timur dan MUI cabang Sumba Timur menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Sumba Timur untuk hindari berita bohong atau Hoax yang memecahkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Ketua MUI cabang Sumba Timur, Muhammad Mudjahid, S. IP, dalam ceramah kegiatan Binrohtal mengatakan, penyebaran berita bohong atau Hoax adalah dosa besar bagi orang yang menyebarkannya.

“Hoax sama dengan fitnah dan fitnah itu lebih kejam dari pada membunuh, maka dosa besar bagi orang yang menyebarkan berita bohong dan itu hukumnya haram,”terangnya.

Ia menambahkan, berita bohong atau Hoax dapat menimbulkan perpecahan dan permusuhan hingga dapat menimbulkan kerusakan di dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara oleh pemberitaan yang didominasi kebohongan semata.

“Jika dilihat perbuatan tersebut sangat bertentangan dengan hukum, juga tidak dibenarkan menurut syariat Islam sehingga siapapun yang melanggar harus ditindak tegas,”tandas Mudjahid.