Darurat TKI: Besok, Aliansi Persada Indonesia ‘Tuntut’ Kedubes Malaysia

Bagikan Artikel ini

Laporan Peppy Wuda
Jakarta, NTTOnlinenow.com – Aliansi Persada Indonesia (Perhimpunan Satu Darah Indonesia) dijadwalkan menggelar aksi solidaritas bencana kemanusiaan human trafficking (Perdagangan Manusia) di Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia di Jakarta, besok (Senin 5/3).

Berdasarkan data yang dikeluarkan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kupang tercatat ada 147 TKI NTT telah meninggal dunia hanya dalam kurun waktu 3 tahun terhitung tahun 2015 s/d 2018.

Yohanes Gore, Ketua Persada Indonesia, mengatakan sejumlah 25 organisasi, elemen masyarakat, dan komunitas tergabung dalam Aliansi Persada Indonesia (data verifikasi), dan bertekad mengusut kasus human trafficking, yang mengakibatkan korban TKI meninggal hingga 147 orang itu, hingga tuntas.

“Ini (kasus TKI) adalah bencana kemanusiaan, pelanggaran HAM Berat atau genosida. Kami akan telusuri dan selidiki kasus ini hingga tuntas, dan Aliansi Persada Indonesia akan mendesak pemerintah pusat segera berlakukan moratorium TKI ini,” ujarnya kepada NTT Online hari ini.

Baru-baru ini publik NTT khususnya sangat bersedih atas kasus penganiayaan hingga berujung kematian yang menimpa Adelina Sau, penyiksaan atau penganiayaan secara brutal tanpa perikemanusiaan yang dilakukan oleh majikannya di Malaysia.

“Jelas, ini adalah fakta hukum yang memprihatinkan, karena para pahlawan devisa Negara Indonesia dari pulau NTT harus meregang nyawa di negeri jiran,” tulis Aliansi Persada Indonesia dalam siaran pers yang diterima NTT Online hari ini.

Persada Indonesia, sebagai aliansi organ dan elemen-elemen pemerhati dan Penegakan Hak Asasi Manusia (HAM), mendesak Pemerintah Indonesia, Pemerintah Malaysia, dan PBB bidang HAM untuk menindak tegas kasus pelanggaran HAM yang dialami para TKI. Persada Indonesia mendesak PBB untuk membawa kasus penganiayaan 147 TKI NTT ke pengadilan HAM Internasional.

Persada Indonesia juga mendesak Pemerintah Indonesia untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Malaysia hingga ada jaminan keselamatan kerja TKI di Malaysia. Untuk itu, Persada meminta Pemerintah Indonesia melakukan moratorium TKI ke Malaysia.

Paling Keji

Penindasan adalah bentuk panjajahan terhadap hak hidup dan cikal bakal lahirnya sebuah genosida. Human Trafficking merupakan bagian tak terpisah sebagai pemicuh penindasan yang melibatkan subjek dan objek yang terjajah secara sistematif dan masif.

Bencana kemanusiaan yang menimpa Adelina Sau TKI asal Nusa Tenggara Timur yang menjadi korban perdagangan manusia (human trafficking), yang ditindas, disiksa, dianiaya dan dipaksa tidur bersama anjing hingga tewas merupakan sebuah tindakan paling keji, terkutuk dan zalim, demikian tulis Aliansi Persada Indonesia dalam siaran pers.