Tim Kejari Belu Akan Turun ke Puskesmas Nualaian

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Belu akan menurunkan tim Jaksa ke lokasi pembangunan pelayanan Puskesmas Nualaian yang nyaris rubuh beberapa waktu lalu.

Rencana diturunkan tim Jaksa ke lokasi Puskesmas Nualaian di Lamakanen Selatan berdasarkan informasi yang diperoleh dari pemberitaan media cetak dan online.

Demikian diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belu, Rivo Medellu ketika dihubungi awak media di ruang kerja, Jumat (2/3/2018).

Menurut Rivo, setelah mendapatkan informasi selain akan turunkan tim ke lokasi, pihaknya juga akan mengecek kepastian apakah ada TP4D pendampingan dari Jaksa atau tidak dalam proyek tersebut.

“Kalau ada pendampingan disitu bukan untuk awasi konstruksi tapi untuk masalah hukum,” ujar dia.

Kendati demikian terkait pembangunan Puskesmas dengan anggaran senilai 3,6 miliar itu dia akan memastikan ada tidak pendampingannya. Pendampingan sesuai permintaan dam kita belum bisa pastikan apakah ada pendampingan atau tidak.

“Hanya kalau dengan Dinas Kesehatan ada, tapi apakah untuk Dinas saja atau juga dengan Puskesmas tapi dari dana besar pasti ada,” terang dia.

“Tapi untuk pastinya akan saya konfirmasikan dengan Kasi intel dan kita bukan lembaga pengawasan,” tambah Rivo.

Lanjut dia, saat ini belum pasti kapan turun ke lokasi sebab Kasi Intel lama pindah. Sehingga Kasi Intel baru nanti dia akan laksanakan tugas baru nanti baru akan turun ke lokasi.

“Kita akan turunkan tim berdasarkan informasi untuk cek dulu masalah kerusakan. Untuk memastikan laporan kita akan lihat untuk lakukan pulbaket, apakah ada penyimpangan atau tidak jadi kita tidak mau terburuh-buruh,” pungkas Rivo.

Diberitakan sebelumnya, bangunan gedung pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nualain yang baru selesai dikerjakan namun sudah mengalami kerusakan serius bahkan nyaris rubuh.

Gedung megah yang dibangun di Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu, Timor Barat, Perbatasan RI-Timor Leste itu pada bagian kiri bangunan kondisinya rusak akibat pergeseran tanah. Sehingga fondasi, tembok dan ACP rusak.

Bangunan megah dari 6 bangunan Puskesmas perbatasan lainnya di wilayah Belu menelan anggaran 3,6 Miliar sumber APBN tahun anggaran 2017 yang dikerjakan oleh PT Putra Citra Mandiri.