Ditjen Hubla Akan Beri Bantuan Kapal Perintis GT 2000, Trayek R-103 dan R-104

Bagikan Artikel ini

Laporan Mohammad Habibudin
Waingapu, NTTOnlinenow.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) melalui Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas (KSO) Pelabuhan Kelas V Waingapu menjamin rencana pemerintah memberikan bantuan berupa dua unit kapal perintis GT 2000 melayari trayek R-103 dan R-104 di Kabupaten Sumba Timur.

Kepala Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas (KSO) Pelabuhan Kelas V Waingapu, Rosihan Gamtjim, SE, M.Si, ketika ditemui di ruangan kerjanya Jumat (2/3/2018) mengatakan, dalam rencana pelayaran kapal perintis untuk trayek R-103 dilayari kapal yang saat ini dibangun oleh Ditjen Hubla dengan nama kapal utama KM. Sabuk Nusantara-79 namun saat ini masih dilayani kapal pembantu yakni KM Benua Sakti.

“Jadi untuk trayek R-103 itu adalah trayek pelabuhan tujuan barat dari Waingapu ke Mamboro, Waikelo, Badas, Kayangan (Benoa) PP,”kata Rosihan.

Ia menambahkan, sedangkan trayek R-104 akan dilayari kapal utama yang dibangun Ditjen Hubla dengan nama kapal KM Sabuk Nusantara-80 namun saat ini telah dilayari oleh kapal perintis pengganti yakni KM Fuen-7.

“Untuk trayek R-104 tujuan timur akan dilayani dengan pelabuhan dari Waingapu ke Baing, Salura (Katundu), Raijua, Seba, Ndao, Kupang, Ende, Mborong PP,”terangnya.

Menurut Rosihan, dua kapal bantuan Ditjen Hubla saat ini masih dalam pekerjaan namun untuk memperlancar akses transportasi laut pemerintah mendahulukan kapal pembantu untuk melayani pemakai jasa laut di daerah-daerah terpencil.

“Untuk bantuan dua kapal perintis itu akan menjangkau daera-daerah yang sampai saat ini masih kesulitan dalam akses transportasi laut terutama daerah terpencil dan tertinggal yang kondisinya terbilang masih terisolasi,”jelas Rosihan.