Kapolda: Tiga Daerah di NTT Rawan Konflik Pilkada

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Polisi Raja Erizman menyebut tiga daerah pelaksana pemilihan kepala daerah (Pilkada) di wilayah itu rawan.

“Meskipun rawan namun secara keseluruhan jajaran kepolisian masih sanggup mengendalikan daerah-daerah itu. Jadi statusnya rawan terkendali,” kata Kapolda Erizman kepada wartawan usai deklarasi jurnalis dukung pilkada damai berintegritas di Kupang, Rabu (21/2/2018).

Menurutnya, tiga daerah rawan dalam pilkada serentak itu saat ini terus dalam awasan dan pengendalian aparat kepolisian. Bahkan lanjut dia, Polda NTT telah menambah jumlah personel di tiga daerah itu.

Jenderal polisi bintang dua itu menyebut tiga daerah itu masing-masing, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Kabupaten Alor dan Kabupaten Ende. “Tiga daerah ini akan menggelar pemilihan bupati dan wakil bupati serentak bersama tujuh kabupaten lainnya di NTT,” sebutnya.

Meskipun dinilai rawan, namun menurut Kapolda, saat ini kondisi keamanan masih terpantau kondusif. Hal itu tidak hanya pada tiga daerah itu, namun juga di seluruh daerah provinsi berbasis kepulauan itu.

“Hingga saat ini kondisi kamtibmas masih sangat kondusif dan terkendali,” katanya.

Terhadap potensi pelanggaran yang sudah terjadi di tahapan pilkada mulai dari pendaftaran pasangan calon hingga memasuki masa kampanye ini, bekas Kepala Divisi Hukum Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kadivkum Polri) itu mengaku belum ditemukan.

Dia mengatakan, pihak kepolisian baru akan melalukan tindakan penegakan hukum jika ada permohonan dari badan pengawas selaku lembaga yang diberi kuasa melakukan pengawasan setiap tahapan pelaksanaan pesta demokrasi rakyat lima tahunan itu.

“Sampai saat ini masih aman dan terkendali dan belum ditemukan potensi pelanggaran,” katanya.

Dia berharap semua pihak termasuk jurnalis bisa menjaga bersama kondisi ini dalam setiap pemberitaan agar pelaksanaan pilkada di NTT ini bisa berlangsung sukses dengan kondisi aman dan damai. Dengan demikian maka akan membuka pintu masuk pelaksanaan pemilu presiden dan pemilu legislatif 2019 mendatang.

Dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak 2018 ini Provinsi Nusa Tenggara Timur akan menyelenggarakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur provinsi seribu nusa itu serta 10 kabupaten pemilihan bupati dan wakil bupati.

Sebanyak 10 kabupaten itu masing-masing, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kabupaten Kupang, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) dan Kabupaten Sumba Tengah. Selanjutnya Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Ende, Kabupaten Sikka dan Kabupaten Alor.