Resmi Ditetapkan KPU, Esthon-Chris Nyatakan Siap Berkompetisi

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Esthon Foenay-Chris Rotok menyatakan siap memperkuat komunikasi dan konsolidasi untuk berkompetisi setelah resmi ditetapkan KPU NTT dalam Rapat Pleno Penetapan, Senin (12/2/2018).

“Sekarang kami sudah resmi menjadi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dan siap berkompetisi memperjuangkan raihan suara rakyat, untuk memajukan kesejahteraan seluruh masyarakat NTT,” kata Esthon Foenay usai Pleno Penetapan Pasangan Calon Gubernur oleh KPU NTT.

KPU NTT melalui rapat pleno tersebut menetapkan empat pasangan calon gubernur yang akan bertarung dalam perhelatan politik lima tahunan 27 Juni 2018 mendatang. Empat pasangan calon itu masing-masing Esthon Foenay-Chris Rotok, Marianus Sae-Emiliana Nomleni, Beny K Harman-Beni Litelnoni dan Pasangan Calon Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef Nae Soi.

Menurut Esthon, setelah resmi ditetapkan menjadi pasangan calon, pasangan Esthon-Chris mulai merapatkan barisan, perkuat konsolidasi dan komunikasi di internal relawan dan partai-partai pengusung untuk kepentingan pemenangan.

Kerja-kerja lapangan yang selama ini dilakukan akan terus ditingkatkan dan disinergiskan dengan jadwal kampanye yang ditetapkan KPU selaku penyelenggara. Dengan begitu setiap basis dan titik singgah simpatisan dan relawan yang sudah dibentuk akan dikunjungi.

“Tentunya titik lainnya juga akan disambangi dengan pola terobos langsung ke rumah penduduk. Kita buat kunjungan langsung dari rumah ke rumah,” katanya.

Dia meyakini, dengan pola pendekatan itulah masyarakat pemilih akan lebih mudah dijumpai dan langsung bertatap muka untuk kepentingan menggali setiap kepentingannya. “Kami tidak pernah mau menyakiti hati dan perasaan masyarakat. Kami akan bertanggung jawab penuh atas semua janji dari setiap harapan masyarakat,” kata Wakil Gubernur NTT Periode 2008-2013 itu.

Sementara itu, dalam pembacaan keputusannya, KPU menyatakan semua pasangan memenuhi syarat dan dinyatakan layak ikut dalam perhelatan pemilihan gubernur dan wakil gubernur di provinsi berbasis kepulauan itu.

Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe mengatakan, putusan menyatakan empat pasangan resmi maju bertarung dilakukan berdasarkan sejumlah hasil verifikasi yang dilakukan terhadap semua syarat dukungan yang ada.

“Kami pastikan semuanya dinyatakan lolos setelah melalui sejumlah tahapan verifikasi. Selamat bertarung,” kata Tanti demikian sapaan Maryanti.

Dia menyebutkan, dari aspek syarat dukungan partai politik, pasangan Esthon Foenay-Chris Rotok yang diusung Gerindra, PAN dan Perindo memiliki jumlah 13 kursi usungan, Marianus Sae-Emeliana Nomleni yang diusung PDIP dan PKB memiliki 15 kursi dukungan, Beny K Harman-Benny Litelnoni yang diusung Partai Demokrat, PKPI dan PKS memiliki 13 kursi usungan.

Sementara pasangan calon Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef Nae Soi yang diusung koalisi Partai Golkar, NasDem dan Partai Hanura memiliki jumlah kursi 24. “Semuanya penuhi syarat,” kata Tanti.

Ketua Bawaslu NTT, Thomas Djawa pada kesempatan Rapat Pleno menyatakan, menerima semua proses yang dilakukan KPU termasuk penetapan empat pasangan calon dalam pelaksanaan pemilihan gubernur 2018 ini.

“Saya sampaikan terima kasih kepada KPU yang sudah menjalankan semua tahapan hingga penetapan kali ini. Bawaslu nyatakan setuju,” katanya yang juga didampingi dua komisioner lainnya masing-masing Baharudin Hamzah dan Jemris Fointuna.

 

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*