Penghormatan Terakhir, Kapolres Usung Peti Jenasah Anggota Polres Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Bentuk penghormatan terakhir kepada anggota Polri yang meninggal, Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing ikut memikul atau mengusung peti jenasah Bripka Stefanus Bere Kehik.

Kapolres Tobing bersama beberapa Anggota Polres Belu mengusung peti jenasah Bripka Stefanus menuju ke tempat peristrahatan terakhir (kuburan) untuk dimakamkan secara kedinasan.

Sebelumnya Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing bertindak selaku Inspektur upacara pemakaman Bripka Stefanus Bere Kehik di dusun Nataraen, Desa Naimana, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL, Kamis (8/2/18) sore pukul 16.45 Wita.

Dalam amanat singkat Kapolres Tobing menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan menyatakan rasa turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Almarhum.

“Saya beserta seluruh keluarga besar Polres Belu serta Bhayangkari menyampaikan rasa turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Almarhum. Dengan harapan dan doa kami, semoga Arwah Almarhum dapat diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa sesuai dengan amal bhaktinya,” ujar dia.

Almarhum selama 38 tahun lebih bertugas, jelas Tobing memiliki karir yang cukup baik. Almarhum adalah salah satu anggota Polri yang patut dihargai, dihormati, terutama melaksanakan tugas di Kepolisian dimanapun ditempatkan, karena memiliki dedikasi yang tinggi, loyalitas dan semangat kerja yang tinggi.

Kapolres Tobing berharap, rumpun keluarga besar yang ditinggalkan selalu mendapat penghiburan dan keteduhan iman dalam menata hidup sehari-harinya. Kesempatan itu diajak seluruh undangan untuk memberikan maaf atas segala kekhilafan Almarhum semasa hidup, baik sengaja maupun tidak disengaja agar Almarhum dengan tenang menuju alam peristirahatan yang kekal dan abadi.

Turut hadir dalam upacara pemakaman almarhum sejumlah Pejabat utama, Kapolsek jajaran Malaka beserta staf, Brigadir Polres Belu, staf pengurus Bhayangkari, pensiunan Polri serta ratusan tamu undangan dari berbagai kalangan.

Untuk diketahui, Almarhum Bripka Stefanus Bere Kehik meninggal dunia pada hari Selasa (6/2/18) lalu. Almarhum meninggalkan 1 orang istri, 4 orang anak serta 4 orang cucu.

Almarhum Stefanus lahir di Tabene, Kecamatan Malaka Tengah pada tanggal 28 Oktober 1960. Sejak
dilantik menjadi Bhayangkara tahun 1978, Almarhum langsung ditempatkan di Polres Ainaro Polwil Timor-Timur sebagai anggota Sabhara.

Almarhum juga pernah bertugas di Polres Kovalima Polwil Timor- Timur, anggota Sabhara Polsek Malaka Tengah, Kanit 2 SPKT Polsek Malaka Tengah dan juga Kapolsubsektor Motadikin. Almarhum tutup usia dengan jabatan sebagai anggota Urkes Bag Sumda Polres Belu.